Share

Bawa 90 Jerigen BBM Ilegal, Sopir Truk Ditangkap Polisi

Lukman Hakim, Koran SI · Rabu 13 April 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 519 2577975 bawa-90-jerigen-bbm-ilegal-sopir-truk-ditangkap-polisi-t00ijqQDpW.jpg Polisi tangkap sopir pembawa bbm ilegal (foto: MNC Portal/Lukman)

SURABAYA - Subdit Gakkum Ditpolrairud Polda Jawa Timur (Jatim) menangkap seorang sopir truk berinisial SRW, setelah kedapatan membawa satu pikap jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM) jenis bio solar dan pertalite. Sopir asal Kepulauan Raas itu disergap pada Selasa (5/4/2022) malam, di Pelabuhan Dungkek Sumenep.

Pelaku ditangkap karena telah menyalahgunakan surat izin atau ilegal. Dari tangan SRW, polisi menyita 90 jerigen minyak bersubsidi, 80 jerigen berisi bio solar, 10 jerigen berisi pertalite. Terungkapnya kasus ini setelah polisi mendapat informasi adanya pengiriman BBM yang menggunakan surat izin palsu.

"Setelah diselidiki ternyata benar. Pelaku saat itu usai mengambil BBM di SPBU di daerah Sumenep, kemudian diikuti tim hingga ke Pelabuhan Dungkek," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto, Selasa (12/4/2022).

BACA JUGA:Bawa 12 Ton BBM Ilegal, 2 Pria Ditangkap Polisi 

Dia menambahkan, di Pelabuhan Dungkek Sumenep ini, mobil pikap hitam bernopol P 8504 EA yang dikemudiakan pelaku langsung dihentikan. Pelaku digeledah, semua isi mobil dicek. Hingga akhirnya didapati adanya penyalahgunaan surat izin.

"Jadi, SRW ini mengangkut BBM dan hendak dibawa ke Pulau Raas, untuk dijual kembali. Tapi saat proses pengambilan BBM, ia menggunakan surat izi yang diduga palsu," jelas Dirmanto.

 BACA JUGA:TNI AL Amankan Kapal Pembawa 5,5 Ton BBM Ilegal

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, SRW mengaku hanya disuruh seseorang atau bosnya. Rencananya, BBM tersebut akan distok kemudian dijual secara ecer. Untuk solar, pelaku mangaku membeli Rp5.500 per liter. Kemudian dijual Rp6.500 per liter. Sedangkan untuk pertalite, dibeli dengan harga Rp6.500 per liter, lantas dijual Rp8.500 per liter.

"SRW mengaku sudah melakukan pengiriman sebanyak empat kali. Saat ini kami mengembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya," pungkasnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini