Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketika Raden Patah Tak Ragu Tancapkan Bendera Islam di Demak

Aulia Oktavia Rengganis , Jurnalis-Minggu, 17 April 2022 |06:01 WIB
Ketika Raden Patah Tak Ragu Tancapkan Bendera Islam di Demak
Ilustrasi Raden Patah (Foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Berkat keberhasilannya membawa kemenangan bagi kubu Majapahit setelah berkali-kali Majapahit kalah dan selalu keteteran melawan kubu Kediri, Pangeran Jimbun dihadiahi oleh Prabu Brawijaya V berupa berupa tanah di daerah Glagah Wangi (Demak Jawa Tengah).

Pemberian tanah di daerah Glagah Wangi (Demak Jawa Tengah) sebagai bentuk terima kasih dari Prabu Brawijaya V kepada Pangeran Jimbun karena mampu membuat Majapahit aman dari serangan Kediri. Selain itu, Prabu Brawijaya V juga percaya, Pangeran Jimbun dapat menjadi seorang pemimpin yang disegani.

Pangeran Jimbun sungguh sangat tidak menyangka bahwa usahanya itu akan dibalas dengan hadiah yang begitu besar. Ia seperti mendapatkan rejeki nomplok dari Prabu Brawijaya V.

Karena hutan tersebut sudah berpindah tangan menjadi miliknya, Pangeran Jimbun kemudian membabat hutan Glagah Wangi dengan dibantu prajurit Majapahit serta rakyat sekitar hingga menjadi daerah yang maju.

Baca juga: Kisah Raden Patah Serbu Semarang, Warga Non-Muslim Dibiarkan Hidup

Dalam aksinya itu, seolah-olah Pangeran Jimbun dapat menyulap kawasan hutan Glagah Wangi menjadi sebuah kadipaten kecil, yaitu Kadipaten Demak Bintoro. 

Sejak itu, Pangeran Jimbun menjadi seorang Adipati Demak Bintoro di bawah kekuasaan Majapahit yang berbasis agama Hindu-Budha.

Baca juga: 4 Raja Hebat di Masa Kerajaan Islam, Nomor 2 Usir Portugis dari Sunda Kelapa

Semenjak itu pula, Pangeran Jimbun dikenal dengan sebutan Raden Patah. Meski belum dinyatakan secara vulgar, Raden Patah tidak ragu-ragu lagi menancapkan bendera Islam di Kadipaten Demak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement