Hal itu disebabkan karena besarnya sifat toleransi Ramandanya Prabu Brawijaya V dalam hal kebebasan menjalankan keyakinan agama masing-masing.
Semenjak Raden Patah membuka hutan Glagah Wangi dan menjadikannya sebuah kadipaten kecil Demak Bintoro, ia mendapat dukungan dari para ulama, di antaranya mertuanya sendiri Sunan Ampel serta putra-putranya Sunan Bonang dan Sunan Drajat. Selain itu, ia juga didukung para tokoh ulama lainnya seperti Sunan Giri, Sunan Kudus, Sunan Gunungjat Sunan Kalijaga, Sunan Muria, dan sebagainya.
Sumber: Buku Brawijaya Moksa Detik-Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit.
Baca juga: Runtuhnya Kerajaan Demak Akibat Pertikaian Keturunan Raden Patah
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.