Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengapa Harga Tiket Bus Naik Tiap Musim Mudik Lebaran?

Nur Khabibi , Jurnalis-Senin, 18 April 2022 |00:34 WIB
Mengapa Harga Tiket Bus Naik Tiap Musim Mudik Lebaran?
Ilustrasi (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Bagi perantau, mudik merupakan momen yang mereka tunggu-tunggu. Namun, satu hal pasti yang pemudik temui menjelang hari kepulangan mereka, yakni melonjaknya harga tiket moda transportasi yang akan mereka tumpangi ke daerah asal mereka.

Baik moda transportasi darat, laut, dan udara semuanya mengalami peningkatan harga dari hari biasanya. Salah satunya adalah harga tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Kepala Terminal Bus Kalideres Revi Zulkarnaen menjelaskan mengapa ada kenaikan harga tiket bus menjelang datangnya hari raya idul fitri. Menurutnya, harga kenaikan tarif itu biasa disebut dengan istilah Tuslah.

"Harga kenaikan tiket itu tuslah, setiap angkutan lebaran itu ada namanya tuslah," kata Revi kepada MNC Portal, Minggu (17/4/2022).

Revi menjelaskan, saat arus mudik armada PO Bus fokus mengangkut penumpang dari Jakarta ke daerah masing-masing pemudik. Hal itu dikarenakan dari daerah terjadi penurunan bahkan kekosongan penumpang.

Ia menyebutkan, tuslah itulah yang dijadikan biaya penutup operasional bus melakukan perjalanan dari daerah kembali ke Jakarta untuk mengangkut penumpang dari Jakarta kembali.

"Armadanya ini kan terbatas, makanya daripada di daerah ga jalan (tidak beroperasi) ya dikembalikan lagi kendaraannya ke Jakarta supaya bisa mengangkut penumpang lagi," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya diperkirakan sebanyak 23 juta mobil pribadi dan 17 juta sepeda motor akan melakukan perjalanan mudik .

"Apalagi arus mudik tahun ini diperkirakan akan sangat besar. Menurut laporan yang saya terima diperkirakan ada 23 juta mobil pribadi dan 17 juta sepeda motor yang akan melakukan perjalanan mudik di Pulau Jawa saja," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis 14 April 2022.

Jokowi yang memimpin rapat terbatas tentang persiapan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijiriah hari ini mempertimbangkan bahwa kondisi pandemi Covid-19 menjadi alasan diperbolehkannya masyarakat untuk mudik.

"Menimbang kondisi pandemi Covid-19 yang terkendali tahun ini pemerintah membolehkan perjalanan mudik. Masyarakat dapat kembali merayakan hari raya bersama keluarga dan sanak saudara di kampung halaman," jelasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement