Share

Bentrokan Kembali Pecah di Masjid Al Aqsa, Setidaknya 31 Warga Palestina Terluka

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 22 April 2022 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 22 18 2583597 bentrokan-kembali-pecah-di-masjid-al-aqsa-setidaknya-31-warga-palestina-terluka-ZaFZXtf1Qy.jpg Demonstran Palestina bentrok dengan pasukan keamanan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem, 22 April 2022. (Foto: Reuters)

YERUSALEM – Setidaknya 31 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi Israel di kompleks masjid Al Aqsa di Yerusalem pada Jumat (22/4/2022), kata petugas medis Palestina. Ini merupakan insiden terbaru dalam peningkatan kekerasan baru-baru ini di situs suci umat Islam dan Yahudi itu.

Menurut layanan ambulans Bulan Sabit Merah Palestina, 14 warga Palestina dibawa ke rumah sakit, dua dengan luka serius.

Polisi Israel mengatakan pasukannya turun tangan ketika ratusan orang mulai melemparkan batu dan kembang api dan mendekati Tembok Barat, tempat ibadah Yahudi sedang berlangsung.

Saksi mata Reuters mengatakan polisi memasuki kompleks itu setelah sholat subuh dan menembakkan peluru karet dan granat kejut ke arah kerumunan sekira 200 warga Palestina, beberapa di antaranya melempari batu. Polisi juga menembakkan peluru karet dari jarak dekat ke sekelompok wartawan yang mendokumentasikan bentrokan tersebut, kata para saksi mata.

Kekerasan di kompleks itu, yang dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount itu, telah meningkat selama seminggu terakhir, meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya konflik Israel-Palestina yang lebih besar.

Sejak Maret, pasukan Israel telah menewaskan setidaknya 29 warga Palestina dalam serangan di Tepi Barat, menurut kementerian kesehatan Palestina, dan serangkaian serangan jalanan Arab yang mematikan telah menewaskan 14 orang di Israel, kata polisi dan petugas medis Israel.

Ketegangan tahun ini telah meningkat sebagian disebabkan oleh perayaan Paskah Yahudi yang jatuh bertepatan dengan bulan suci Ramadan umat Islam, yang membawa lebih banyak pengunjung Muslim dan Yahudi ke kompleks tersebut.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Palestina menuduh Israel tidak berbuat cukup untuk menegakkan larangan lama pada ibadah Yahudi di situs tersuci ketiga dalam Islam dan melihat kunjungan tersebut sebagai provokasi. Israel menolak tuduhan ini.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Israel menghentikan kunjungan Yahudi selama hari-hari terakhir Ramadhan, mulai Jumat (22/4/2022), kata seorang pejabat Israel. Secara tradisional, kehadiran Muslim di kompleks meningkat selama hari-hari terakhir bulan puasa.

Kompleks Al-Aqsa berada di atas dataran tinggi Kota Tua Yerusalem Timur, yang direbut Israel dalam perang 1967 dan dicaplok dalam sebuah langkah yang belum mendapat pengakuan internasional. Palestina ingin Yerusalem Timur menjadi ibu kota negara yang mereka coba bangun di Tepi Barat dan Gaza yang diduduki.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini