Share

China Serukan Dunia Satu Suara Sikapi Serangan di Masjid Al Aqsa!

Antara, · Sabtu 23 April 2022 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 18 2583968 china-serukan-dunia-satu-suara-sikapi-serangan-di-masjid-al-aqsa-J794YInmJB.jpg Jubir Kemenlu China Zhao Lijian (Foto: Antara)

BEIJING - China berseru kepada komunitas internasional agar satu suara dalam menyikapi serangkaian serangan polisi Israel kepada warga Palestina di Masjid Al Aqsa. Menurut China, perlu didorong pembicaraan perdamaian antara Palestina dan Israel.

"Sekali lagi kami menyerukan kepada komunitas internasional, khususnya negara-negara besar, agar satu suara dalam menghadapi persoalan utama Palestina dan mendorong Palestina dan Israel melakukan pembicaraan damai sesegera mungkin," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian dalam pengarahan pers rutin di Beijing, Jumat (23/4/2022).

BACA JUGA:Bentrokan Kembali Pecah di Masjid Al Aqsa, Setidaknya 31 Warga Palestina Terluka 

Menurut dia, China terus memainkan peran konstruktif dalam mencari solusi dan mewujudkan perdamaian di Palestina dan Israel. "China sangat prihatin dengan ketegangan yang terjadi secara terus menerus di Yerusalem, khususnya di Masjid Al Aqsa," tutur Zhao.

Ia mendesak semua pihak yang bertikai agar menahan diri dan menyelesaikan perselisihan dengan kepala dingin melalui dialog dan negosiasi demi terpeliharanya perdamaian dan stabilitas di kawasan.

"Kami juga menyerukan kepada pihak-pihak terkait, terutama Israel, agar bisa menahan diri guna menghindari situasi tak terkendali," ucap Zhao.

Pasukan Israel memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur dan melukai sekitar 30 warga Palestina, termasuk tiga wartawan.

BACA JUGA:Israel Berencana Tutup Sementara Masjid Al Aqsa Bagi Non-Muslim 

Serangan terkini yang terjadi pada Jumat pagi itu dibalas oleh warga Palestina dengan lemparan batu ke arah polisi Israel yang mengenakan perlengkapan anti huru-hara lengkap dan memasuki kompleks tempat suci umat Islam itu dengan menembakkan peluru karet dan granat kejut, demikian laporan Al Jazeera.

Beberapa hari sebelumnya, Zhao juga mengecam tindakan pasukan militer Israel di Tepi Barat yang menewaskan lima warga sipil Palestina.

"China mengikuti perkembangan peristiwa tersebut dan sangat prihatin atas meningkatnya ketegangan antara Palestina dan Israel yang telah menyebabkan tewasnya korban sipil," kata Zhao, Jumat 15 April.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini