JAKARTA - Mudik sempat dilarang pemerintah sejak tahun 2020. Hal itu dilakukan lantaran merebaknya virus Covid-19. Larangan mudik itu berlangsung sampai tahun 2021. Hingga akhirnya, masyarakat diperbolehkan mudik pada Lebaran tahun 2022 ini.
Demi mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, para pemudik, terutama pengendara roda 4, wajib memperhatikan ruas tol mana saja yang rawan kecelakaan di jalur Trans Jawa. Berikut informasi lengkapnya.
Jakarta-Cikampek
Ruas tol Jakarta-Cikampek memiliki panjang 83 kilometer. Menurut informasi dari PT Jasa Marga (Persero), jalan tol ini diresmikan pada 2003. Ruas jalan tol Jakarta-Cikampek menjadi ruas jalan yang paling padat dan sibuk di tol Trans Jawa. Jasa Marga juga mencatat, ruas jalan tol ini rawan kecelakaan. Angka kecelakaan di tol Jakarta-Cikampek sepanjang Desember 2018 sampai Januari 2019 tercatat sebanyak 86 kecelakaan.
Mengantisipasi libur Natal dan Tahun Baru 2020 silam, Jasa Marga memberikan imbauan untuk masyarakat yang hendak bepergian guna mewaspadai ruas tol Jakarta-Cikampek KM 55 dan 56. Sebelumnya, sudah ada 9 kecelakaan yang terjadi di wilayah itu. Meskipun demikian, sebagian besar faktornya adalah human error alias kesalahan individu. Kondisi sopir yang kurang prima menjadi pemantik utama masifnya angka kecelakaan di jalur Jakarta-Cikampek.