Setelah menerima laporan warga bahwa adanya teras depan rumah warga desa yang terkena pecahan granat, Korps Marinir segera memeriksa kebenaran dari laporan warga tersebut dan melaporkan kepada satuan atas dan menghentikan latihan penembakan.
Sekira pukul 16.23 WIB, kekudian Marinir mengirimkan tim untuk berkoordinasi dengan pihak korban dan kepala desa Balung Anyar. Marinir turut menyampaikan permohonan maaf atas kejadian merugikan itu.
Sekadar informasi, lokasi kejadian berada di tempat latihan Puslatpur 3 Marinir Grati milik TNI AL. Adapun luas tanah mencapai hektare.
Hal itu dibuktikan dengan Sertifikat Hak Pakai atas nama Departemen Pertahanan CQ TNI AL. Berdasarkan sertifikat, 3 rumah warga yang terkena pecahan mortir berada di lahan milik TNI AL. Hal ini sangat berisiko, sebab berada di Daerah Latihan Militer.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.