SUMBAWA - Sejumlah titik akses jalan nasional dari Poto Tano menuju Sumbawa rusak akibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Nusa Tenggara Barat, Indra Cahya Kusuma mengatakan butuh 1,5 bulan untuk membenahi jalan rusak di lima titik tersebut.
BACA JUGA:Protes Jalan Rusak, Ratusan Warga Gowa Blokir Jalan Provinsi
Sejatinya ruas jalan dari Tano – Simpang Negara hingga ke Sumbawa itu relatif bagus. Hanya saja, dari hasil survei diketahui sejumlah ruas jalan di lima titik banjir tersebut kemantapannya berkurang.
“Ruas jalan dari Tano-Simpang Negara hingga Sumbawa yang panjangnya kurang lebih 95 kilo pada dasarnya mantap, sehingga dilakukan pemeliharaan biasa tanpa ada pelayanan efektif,” ujar Indra kepada MPI, Senin (25/4/2022).
BACA JUGA:Perbaiki Jalan Rusak, Ketua DPW Partai Perindo Babel: Kami Tanggapi Langsung Keluhan Masyarakat
Banjir yang terjadi pada Desember 2021 dan Februari 2024 itu terjadi akibat longsoran tanah dari bukit sehingga berimbas pada jalan di lima titik. Kondisi itulah yang mengakibatkan kerusakan jalan.
Menurutnya, pemeliharaan jalan dengan cara biasa dinilai tidak efektif lantaran persoalan yang kompleks. Terjadi perubahan alih fungsi lahan di hulu dari hutan menjadi lahan tanaman produksi jagung.
“Kalau penyakitnya tidak disembuhkan di hulu ya akan berdampak lagi terhadap jalan tersebut,” ungkapnya.