Sang informan menyebutkan identitasnya itu saat ia melakukan serangkaian pertemuan dengan Fahie, Direktur Utama pelabuhan Kepulauan Virgin Inggris Oleanvine Maynard, dan putera Maynard, Kadeem Maynard.
"Fahie setuju mengizinkan sang sumber rahasia untuk menggunakan pelabuhan-pelabuhan yang ada untuk mengirimkan kokaina tersebut," menurut aduan DEA. PM Fahie meminta pembayaran di muka sebesar USD500.000 sebagai imbalan.
Perdana Menteri itu juga meminta bantuan untuk membayar utang senilai USD83.000 (sekira Rp1,2 miliar) kepada seorang pria di Senegal, yang telah "menyelesaikan" beberapa masalah politik baginya, menurut aduan itu.
Fahie ditangkap di Miami setelah secara terpisah diperlihatkan kantung-kantung belanja barang bermerek dalam sebuah pesawat pribadi. Barang-barang itu tampaknya berjumlah USD700.000 (sekira Rp10,15 miliar) untuk dia dan Oleanvine Maynard, kata DEA.
Kantor PM Fahie belum menanggapi permintaan untuk memberikan informasi lebih lanjut.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.