Share

Ukraina Tuduh Rusia Curi Gandum Selama Perang, Ancam Ketahanan Pangan Global

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 29 April 2022 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 29 18 2587374 ukraina-tuduh-rusia-curi-gandum-selama-perang-ancam-ketahanan-pangan-global-ptNYjb4E9Y.jpg Ukraina tuduh Rusia curi gandum selama perang (Foto: Reuters)

UKRAINA - Ukraina menuduh Rusia mencuri biji-bijian di wilayah yang didudukinya, tindakan yang disebut-sebut meningkatkan ancaman terhadap ketahanan pangan global yang ditimbulkan oleh gangguan penaburan musim semi dan pemblokiran pelabuhan Ukraina selama perang.

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa mereka "mengutuk keras tindakan kriminal Federasi Rusia dalam apa yang disebut pengambilalihan tanaman dari petani di wilayah Kherson" di selatan Ukraina.

Tidak ada rincian lebih lanjut tentang dugaan pencurian gandum di wilayah Kherson, yang kota utamanya telah diduduki oleh pasukan Rusia sejak hari-hari awal invasi Rusia pada 24 Februari.

Baca juga: Rusia Kuasai Kherson, Tuduhan Rudapaksa Mencuat

"Penjarahan biji-bijian dari wilayah Kherson, serta pemblokiran pengiriman dari pelabuhan Ukraina dan penambangan jalur pelayaran, mengancam ketahanan pangan dunia," katanya.

Baca juga:  Menhan Inggris: Putin Bisa Umumkan Perang Dunia pada 1 Mei

"Kami menuntut Rusia menghentikan pencurian gandum ilegal, membuka blokir pelabuhan Ukraina, memulihkan kebebasan navigasi dan mengizinkan lewatnya kapal dagang,” lanjutnya.

Kantor Jaksa Agung Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan terpisah bahwa mereka telah membuka kasus pidana atas tuduhan bahwa tentara Rusia, yang mengancam akan melakukan kekerasan, pada 26 April mengambil 61 ton gandum dari sebuah perusahaan pertanian di wilayah Zaporizhzhia di Ukraina selatan.

Reuters tidak dapat segera memverifikasi pernyataan tersebut. “Tidak. Kami tidak tahu dari mana informasi ini berasal,” terang juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan melalui aplikasi pesan Telegram saat ditanya Reuters apakah Kremlin memiliki informasi tentang tuduhan Ukraina.

Menurut data Dewan Biji-bijian Internasional, Ukraina adalah pengekspor biji-bijian terbesar keempat di dunia pada musim 2020/21, menjual 44,7 juta ton di luar negeri. Volume ekspor telah turun tajam sejak invasi Rusia.

“Melalui tindakan ilegalnya, Rusia merampok tidak hanya Ukraina tetapi juga konsumen di luar negeri. PBB memperkirakan bahwa sekitar 1,7 miliar orang mungkin menghadapi kemiskinan dan kelaparan karena gangguan makanan akibat perang skala penuh yang dilakukan oleh Rusia melawan Ukraina, " kata Kementerian Luar Negeri Ukraina.

Ditanya tentang tuduhan itu, Kremlin mengatakan tidak memiliki informasi tentang masalah tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini