Share

Tentara Ukraina Klaim Hancurkan 1.000 Tank Rusia, 200 Pesawat, dan 2.500 Kendaraan Lapis Baja.

Susi Susanti, Okezone · Minggu 01 Mei 2022 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 01 18 2587991 tentara-ukraina-klaim-hancurkan-1-000-tank-rusia-200-pesawat-dan-2-500-kendaraan-lapis-baja-g4Atfrtq6L.jpg Tentara Ukraina klaim hancurkan 1.000 lebih tank Rusia (Foto: AFP)

UKRAINA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan tentara Ukraina telah menghancurkan lebih dari 1.000 tank Rusia, hampir 200 pesawat Rusia, dan hampir 2.500 kendaraan tempur lapis baja.

Zelensky mengatakan terlepas dari kerugian ini, pasukan Rusia masih memiliki peralatan untuk melancarkan serangan tambahan.

"Tentu saja, penjajah masih memiliki persediaan peralatan. Ya, mereka masih memiliki rudal untuk menyerang wilayah kami," terangnya.

“Tetapi perang ini telah melemahkan Rusia sehingga mereka harus merencanakan lebih sedikit peralatan militer untuk parade di Moskow,” lanjutnya.

Baca juga: Rusia Kehilangan 680 Tank dan 2.000 Kendaraan Lapis Baja di Perang Ukraina, Ini Alasannya

Presiden Ukraina juga mengatakan Rusia telah kehilangan lebih dari 23.000 tentara sejak invasi dimulai. CNN tidak dapat memverifikasi klaim ini secara independen.

Baca juga: Ukraina: 21.600 Tentara Rusia Tewas dalam Perang, 854 Tank dan 2.205 Kendaraan Lapis Baja Hancur

Sementara itu, Rusia berencana untuk mengadakan parade Hari Kemenangan tradisional di Lapangan Merah pada 9 Mei, memperingati penyerahan Jerman kepada Uni Soviet dalam Perang Dunia Kedua.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Rusia secara sporadis merilis angka korban yang rendah dan yang oleh pengamat dianggap terlalu rendah. Dua hari sebelum pembaruan Rusia, dua pejabat militer senior NATO memperkirakan jumlah tentara Rusia yang tewas dalam aksi di Ukraina antara 7.000 dan 15.000. Sekitar waktu yang sama, pejabat AS lainnya telah menempatkan kerugian Rusia dalam kisaran yang sama - antara 7.000 dan 14.000 tentara Rusia tewas - tetapi mereka telah menyatakan "kepercayaan rendah" dalam perkiraan tersebut.

Awal bulan ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov secara singkat mengakui bahwa Rusia telah menderita kerugian "signifikan" dari pasukannya di Ukraina, menyebut kerugian itu sebagai "tragedi besar" bagi negara itu dalam sebuah wawancara dengan Sky News.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini