Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menko PMK Sebut Rest Area Penting untuk Penuhi Kebutuhan Pemudik di Tengah Kemacetan

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Rabu, 04 Mei 2022 |01:01 WIB
Menko PMK Sebut <i>Rest Area</i> Penting untuk Penuhi Kebutuhan Pemudik di Tengah Kemacetan
Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: Humas Kemenko PMK)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan pentingnya keberadaan rest area untuk memenuhi kebutuhan para pemudik di tengah kemacetan saat perjalanan mudik.

Hal tersebut disampaikan Muhadjir Effendy saat memimpin rapat terkait rencana penggunaan dan lalu lintas Pelabuhan Panjang sebagai tambahan Pelabuhan Bakauheni dalam rangka antisipasi arus balik Idul Fitri 1443H secara virtual, Senin (2/5/2022).

Muhadjir meminta kepada Menteri Kesehatan dan stakeholder terkait untuk memberikan pelayanan di sektor kesehatan dan kebutuhan sekunder dari masyarakat terutama di rest area.

“Nanti kalau pada akhirnya rest area digunakan untuk penyanggah, agar jangan sampai terjadi lonjakan penumpang yang memenuhi Bakauheni sekaligus, agar mereka mendapatkan pelayanan yang bisa mengalihkan perhatian agar tidak terfokus untuk ingin langsung menyeberang,” tutur Muhadjir Effendy.

Sementara itu Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan melakukan suatu pergerakan dari Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan pada arus balik untuk mengurangi tekanan di Pelabuhan Merak.

Baca juga:Akses Keluar Tol Gedebage KM 149 Ruas Tol Padaleunyi Ditutup Pukul 18.00 WIB

Oleh karenanya secara internal pihaknya sudah membahas hal tersebut dengan Pelindo dan stakeholder di Lampung untuk memastikan Pelabuhan Panjang sebagai alternatif titik kedua apabila terjadi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni.

Baca juga: Jalur Lingkar Gentong Tasikmalaya Macet, Dominasi Kendaraan Lokal

“Tapi kita juga harus memberikan kepastian untuk pemilik bisnis dari Panjang ke Ciwandan oleh karenanya kita akan bagi beberapa di Bakauheni dan Panjang. Kita harus membuat proyeksi apple to apple berapa yang akan berangkat. Walaupun jumlahnya tidak besar paling tidak kita punya ruang,” tutur Menhub.

Adapun dalam mengatur lalu lintas menuju Pelabuhan Panjang, Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi meminta Kapolda Lampung agar menyesuaikan fasilitas yang akan digunakan dalam penyebrangan dari Bakauheni untuk memastikan dermaga mana saja yang akan digunakan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement