“Sehingga nanti pengaturan sudah dari pintu depan, sebelum ada di pelabuhan masing-masing. Kemudian kami menyampaikan manajemen di pelabuhan, kami sangat berharap kecepatan pelayanannya sehingga waktu bongkar muat dan lainnya bisa mempersingkat proses menuju penyebrangan ke Banten,” ujar Firman.
Dalam rapat tersebut, turut hadir secara daring Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno, Menkes Budi G. Sadikin, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Dirjen Perhubungan Darat, Plt Dirjen Perhubungan Laut, Kepala Badan Pengaturan Jalan Tol KemenPU & PR, Dirlantas Lampung, Asops TNI, Asops Polri, PT ASDP, Jasa Marga, Pelindo, dan peserta rapat lain.
Sebagaimana diketahui sebelumnya telah terjadi fenomena lonjakan penumpang yang sangat tinggi pada arus mudik karena antrian angkutan penyebrangan pada Sabtu (30/4/2022) di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.
Kemacetan horor di Pelabuhan Merak dialami pemudik di Kota Cilegon hingga mencapai 19 kilometer dengan rincian sepanjang 9 kilometer di dalam ruas tol Tangerang - Merak dan 10 kilometer di jalan arteri.
Dari catatan Kementrian Perhubungan, jumlah penumpang yang menggunakan angkutan penyebrangan melebihi penumpang di transportasi umum lain yakni mencapai 1,6 juta penumpang, baik itu di Pelabuhan Bakauheni maupun di Pelabuhan Merak.
Baca juga: Contraflow Diberlakukan di Indramayu hingga ke Arah Jawa
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.