Share

Sekjen PBB Sebut Perang Ukraina Bisa Memicu Kelaparan Dunia

Tim Okezone, Okezone · Kamis 19 Mei 2022 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 18 2596864 sekjen-pbb-sebut-perang-ukraina-bisa-memicu-kelaparan-dunia-ElJHRh3HkI.jpg Ilustrasi/Pixabay

JAKARTA - Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan bahwa ia berada dalam kontak intens dengan Rusia dan negara-negara lain untuk menghentikan meningkatnya kelaparan global yang diperburuk perang Ukraina.

Dikutip dari The State, upayanya adalah mengizinkan ekspor biji-bijia yang disimpan di pelabuhan-pelabuhan Ukraina dan memastikan makanan dan pupuk Rusia yang telah tersedia akses tak terbatas ke pasar dunia.

Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mengatakan dia berharap setelah berdiskusi dengan Moskow, Ukraina, Turki, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara-negara penting lainnya.

"Perang di Ukraina memperparah kerawanan pangan global yang diperburuk oleh suhu yang memanas di (dunia) dan pandemi Virus Corona," katanya dalam pertemuan PBB di New York.

Guterres mengatakan Ukraina dan Rusia bersama-sama memproduksi hampir sepertiga gandum dan jelai dunia serta setengah dari minyak bunga mataharinya, dan Rusia serta sekutunya Belarusia adalah produsen potash nomor dua dan tiga dunia.

Sekjen mengatakan jumlah orang yang menghadapi kerawanan pangan parah telah berlipat ganda hanya dalam dua tahun dari 135 juta sebelum pandemi menjadi 276 juta saat ini.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ia juga menambahkan bahwa lebih dari setengah juta orang di dunia saat ini dalam kondisi kelaparan, meningka lebih dari 500% sejak 2016.

"Sekarang perang di Ukraina memperkuat dan mempercepat semua faktor ini; perubahan iklim, Covid-19, dan ketidaksetaraan," tambahnya.

"(Dampak perang di Ukraina) ini mengancam puluhan juta orang rawan mengalami kekurangan pangan, diikuti oleh kekurangan gizi, dan kelaparan massal, dalam krisis yang bisa berlangsung selama bertahun-tahun," jelas Guterres.

(bul)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini