3. Tak Melawan
Kece mengaku tidak melakukan perlawanan sama sekali. Sebelum peristiwa itu terjadi, M Kece menyebutkan dia ditahan di Rutan Bareskrim Polri usai menyandang status tersangka kasus penodaan agama.
Saat kejadian, Kece mengaku sedang beristirahat di kamar tahanan nomor 11 dan hingga akhirnya dia dibangunkan oleh terdakwa lain bernama Harmeniko alias Choky alias Pak RT. Setelah dibangunkan Pak RT, Kece mengaku diajak berbicara oleh Napoleon.
4. Anggota FPI Ikut Ambil Bagian
Napoleon, usai melakukan penganiayaan, langsung memanggil tahanan lain yang disebut sebagai ahli hadist. Kece mengatakan, saat itu muncul sosok bernama Ustaz Maman Suryadi yang juga merupakan Panglima Laskar FPI ke dalam kamar tahanan.
Tidak berselang lama, sosok Maman disebut Kece melakukan pemukulan karena tidak puas dengan jawabannya yang dinilainya menghina Nabi Muhammad.
"Kenapa kamu menghina Nabi Muhammad, dari mana kamu tahu, Nabi Muhammad berkepala besar?" tanya Maman Suryadi seperti ditirukan Kece di ruang sidang.
"Ada di suatu hadist," kata M. Kece mejawab perbincangan Maman saat itu.
"Dia (Maman ngomong) 'Tidak ada itu, ah bohong' dia langsung pukul saya," aku Kece.
Usai itu, Kece menyebut Irjen Napoleon baru ikut ambil bagian. Kepada JPU, dia menyebut kalau Napoleon memukul sebanyak dua kali.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.