Share

Update Kerusuhan di Dogiyai: Dua Anggota TNI Kritis Dipanah, Belasan Ruko Dibakar

Chanry Andrew S, iNews · Senin 23 Mei 2022 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 23 340 2598906 update-kerusuhan-di-dogiyai-dua-anggota-tni-kritis-dipanah-belasan-ruko-dibakar-Ga8vnblRnI.jpg Foto: MNC Portal

DOGIYAI - Sekelompok massa tidak dikenal melakukan aksi brutal dengan menyerang dua anggota TNI dari Satgas Apter Kodim Persiapan Kabupaten Dogiyai, Papua, Senin (23/5/2022) dini hari.

(Baca juga: Mencekam! Massa Tak Dikenal Juga Akan Menyerang Mapolres Dogiyai Usai Bakar Puluhan Rumah)

Akibat penyerangan itu, kedua korban yang bernama Praka Andi Purwanto dan Pratu Kukuh Prasetyo mengalami luka serius. Praka Andi Purwanto dilaporkan mengalami luka panah di bagian siku bagian dalam tangan kanan dan Pratu Kukuh Prasetyo yang mengalami luka panah di bagian lengan kiri atas.

Kedua korban langsung dilarikan ke Unit Pelayanan RSUD Dogiyai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tak hanya melakukan penyerangan terhadap Prajurit TNI. Massa yang belum diketahui asalnya ini juga membakar belasan ruko dan tiga bangunan rumah kosong.

Dari informasi yang didapatkan MNC Portal Indonesia, kejadian ini berawal saat sekelompok massa tidak dikenal melakukan pengrusakan ruko yang berada di Kampung Kimupugi dengan cara melempar batu.

Mendapat informasi tersebut Personel gabungan TNI-Polri, Pasilog Satgas Apter BKO Kodim Persiapan Dogiyai Letda Arm Hafidz Bachtiar mendatangi TKP dan melaksanakan patroli gabungan di sekitar wilayah Distrik Kamuu.

Melihat kehadiran Personel gabungan TNI/Polri di TKP, sekelompok Massa tidak dikenal langsung melakukan penyerangan terhadap Personel TNI/Polri yang mengakibatkan dua Personel TNI dari Satgas Apter BKO Kodim Persiapan Dogiyai mengalami luka-luka.

Kedua korban selanjutnya langsung dilarikan ke Unit Pelayanan RSUD Dogiyai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sekelompok massa juga terus melakukan upaya provokasi dengan mengumpulkan massa dengan melakukan ritual Tarian Waita.

"Mereka melakukan penggalangan massa dengan cara Tarian Waita. Penggalangan massa ini dilakukan di dua kampung, masing-masing kampung Ekimanida, Distrik Kamuu dan Kampung Ikebo, Distrik Kamuu.

Melihat kondisi yang semakin brutal Masyakarat perantauan di lokasi kejadian mulai mengamankan diri ke pos-pos keamanan yang berada di Kabupaten Dogiyai.

Situasi di wilayah Kabupaten Dogiyai terpantau saat ini masih keadaan belum kondusif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini