Share

20 Negara Akan Pasok Senjata Baru ke Ukraina, Amunisi hingga Rudal

Susi Susanti, Okezone · Selasa 24 Mei 2022 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 18 2599458 20-negara-akan-pasok-senjata-baru-ke-ukraina-amunisi-hingga-rudal-gYNAbjHBtS.jpg 20 negara akan pasok senjata baru ke Ukraina (Foto: US Navy/AFP)

WASHINGTON โ€“ Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin mengumumkan sekitar 20 negara menawarkan paket bantuan keamanan baru bagi Ukraina untuk memerangi invasi pasukan Rusia. Hal ini terungkapย  dalam pertemuan sekutu AS pada Senin (23/5/2022).

Dalam pertemuan kedua mereka, hampir empat lusin negara dan organisasi yang membentuk Grup Kontak Pertahanan Ukraina bertemu secara online untuk membahas membantu Ukraina, dan 20 negara menjanjikan senjata, amunisi, dan pasokan lainnya untuk mendukung Kyiv.

Kelompok itu diberi pengarahan oleh Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov tentang situasi perang tiga bulan saat ini, saat kedua belah pihak bertempur di garis depan yang panjang atas wilayah yang telah direbut Rusia di timur dan selatan Ukraina.

Baca juga:ย Pentagon: AS Akan Pindahkan 'Langit dan Bumi' untuk Ukraina, Sediakan Apapun yang Dibutuhkan Demi Lawan Rusia

"Hari ini, bersama dengan Menteri Reznikov dan timnya, kami memperoleh pemahaman yang lebih tajam dan sama tentang persyaratan prioritas Ukraina dan situasi di medan perang," terangnya.

Baca juga:ย Uni Eropa Tegaskan Tidak Akan Biarkan Ukraina Kehabisan Senjata Lawan Rusia

โ€œBanyak negara menyumbangkan amunisi artileri yang sangat dibutuhkan, sistem pertahanan pantai dan tank serta kendaraan lapis baja lainnya,โ€ lanjutnya.

Dia menjelaskan negara lainnya pelatihan untuk militer Ukraina. Dia mengatakan bahwa Denmark berkomitmen untuk mengirim sistem rudal anti-kapal Harpoon, dan Republik Ceko menawarkan helikopter serang, tank, dan sistem roket.

Harpoon adalah rudal jelajah yang dapat meluncur di permukaan laut untuk membidik kapal sejauh 300 kilometer di lepas pantai, tergantung jenisnya.

Biasanya Harpoon dipasang di atas kapal atau pesawat, tetapi Denmark adalah satu-satunya negara yang memperoleh sistem berbasis darat untuk perlindungan pantai.

Bantuan rudal Denmark akan menambah lapisan perlindungan ke pelabuhan Laut Hitam Ukraina di Odessa, yang diyakini berada di bawah ancaman invasi Rusia dari laut.

Rudal ini juga berpotensi mencapai pelabuhan Sevastopol, tempat beberapa armada Laut Hitam Rusia bermarkas.

Austin tidak akan memberikan perincian tentang apa yang termasuk dalam paket bantuan baru AS senilai USD40 miliar (Rp586 triliun) untuk Ukraina, di tengah spekulasi bahwa itu dapat mencakup roket jarak jauh presisi tinggi yang dapat digunakan untuk menghantam wilayah Rusia.

Ukraina telah meminta AS untuk mengirimkan mobile batteries roket jarak jauh yakni M270 MLRS dan M142 Himars.

Alat ini dapat meluncurkan beberapa roket sekaligus dengan jangkauan hingga 187 mil, delapan kali atau lebih jarak artileri di lapangan.

Itu bisa memberi pasukan Ukraina kemampuan untuk mencapai, dengan presisi tinggi, target yang jauh di belakang garis Rusia.

Ini juga bisa memungkinkan mereka untuk mencapai target dengan baik di dalam Rusia, meskipun tidak jelas apakah itu niat mereka.

Sejak pertemuan pertama kelompok donor senjata di pangkalan AS di Jerman empat minggu lalu, Austin mengatakan, "momentum donasi dan pengiriman telah luar biasa."

Dia mengatakan kebutuhan Ukraina tidak banyak berubah sejak pertemuan sebelumnya dan perang terus didorong oleh artileri, didukung oleh tank, drone dan peralatan lainnya.

"Pertarungan benar-benar dibentuk oleh artileri dalam fase ini, dan kami telah melihat baku tembak artileri yang serius selama beberapa minggu terakhir," ujarnya.

"Semua orang di sini memahami taruhannya perang ini dan mereka membentang jauh melampaui Eropa," lanjutnya.

"Agresi Rusia merupakan penghinaan terhadap tatanan internasional berbasis aturan,โ€ tambahnya.

Dia mengatakan Grup Kontak Pertahanan Ukraina akan bertemu secara langsung pada 15 Juni mendatang selama pertemuan tingkat menteri NATO di Brussel.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini