Share

Putin Diduga Berhasil Jalani Operasi Kanker Perut, Sempat Memburuk Tapi Akhirnya Membaik

Susi Susanti, Okezone · Selasa 24 Mei 2022 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 18 2599653 putin-diduga-berhasil-jalani-operasi-kanker-perut-sempat-memburuk-tapi-akhirnya-membaik-dUm4rmrWdW.jpg Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Reuters)

RUSIA - Saluran Telegram Jenderal SVR mengklaim informasi orang dalam tentang masalah kesehatan yang diduga dialami Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin dikabarkan pulih dari operasi kanker perut.

Jenderal SVR mengklaim petugas medis Putin bersikeras mengobati dugaan kanker perutnya, tetapi kondisinya sempat memburuk kemudian akhirnya membaik pada Jumat (20/5/2022) malam setelah operasi.

Ajudan tepercaya Nikolai Patrushev, mantan kepala dinas kontra intelijen FSB dan sekarang keamanan dewan keamanan Putin, dianggap memegang kendali efektif Kremlin saat Putin dioperasi.

"Pada malam Senin 16 Mei hingga Selasa 17 Mei, Presiden Rusia Vladimir Putin menjalani operasi bedah," tulis Telegram dalam postingan terbarunya.

Baca juga: Mantan Penasihat Gedung Putih: Putin Punya Bau yang Aneh dan Khas

“Fakta bahwa Putin harus dioperasi sesegera mungkin ditekankan oleh dokter yang merawatnya,” lanjutnya.

Baca juga: Finlandia Gabung dengan NATO, Putin Peringatkan Akan Jadi Kesalahan

“Menurut dokter yang terlibat dalam perawatan Presiden, operasi itu berhasil,” ujarnya.

“Kami telah berbicara tentang fakta bahwa Putin secara pribadi absen dari ruang informasi dari 17 Mei hingga 19 Mei dan bahkan tidak tersedia untuk lingkaran dalamnya, dengan pengecualian Nikolai Patrushev, Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia,” ungkapnya.

“Dari 17 Mei hingga 19 Mei, pertemuan dan pesan 'kalengan' yang direkam sebelumnya diposting di ruang informasi, dan Putin secara pribadi mengadakan dua percakapan telepon selama waktu ini,” tambahnya.

Putin terlihat pada Jumat (20/5/2022) memimpin pertemuan dewan keamanannya, badan yang mengawasi perang di Ukraina.

Tetapi Jenderal SVR mengatakan “pidato presiden direkam terlebih dahulu, dan partisipasi Putin dalam format video menggunakan teknologi Deepfake, seperti yang terjadi minggu sebelumnya.

“Pada kenyataannya, pada 20 Mei, Putin masih terlalu lemah untuk mengambil bagian dalam pertemuan panjang dan melakukan dua panggilan video singkat,” ujarnya.

“Pada 20 Mei, di malam hari, kesehatan Putin memburuk dan stabil hanya pada pagi hari Sabtu, 21 Mei,” terangnya.

"Para dokter yang merawat merekomendasikan agar Putin beristirahat dalam beberapa hari mendatang dan mendesaknya untuk menolak partisipasi pribadi dalam pertemuan,” lanjutnya.

Ia mengklaim bahwa sekutu dekat Putin, Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko mengambil bagian dalam rahasia itu. Dia terlihat tiba di Rusia dalam perjalanan yang dijadwalkan untuk mencakup pertemuan dengan pemimpin Kremlin pada Senin (23/5/2022).

Otokrat Minsk adalah "salah satu dari sedikit orang" yang "tahu keadaan sebenarnya dengan kesehatan Putin".

Sementara itu, Kremlin belum mengomentari dugaan operasi tetapi secara rutin menegaskan bahwa Putin dalam kesehatan yang kuat, menyangkal masalah medis, dan klaim General SVR tidak dapat segera diverifikasi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini