Share

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Kayu di Purbalingga

Antara, · Sabtu 28 Mei 2022 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 28 512 2601789 polisi-selidiki-penyebab-kebakaran-pabrik-kayu-di-purbalingga-mGYrzlxwbL.jpg Kebakaran pabrik pengolahan kayu di Purbalingga, Jawa Tengah (Foto: Antara)

PURBALINGGA - Kepolisian Resor Purbalingga akan segera menyelidiki penyebab kebakaran yang menimpa pabrik pengolahan kayu PT Karya Bhakti Manunggal (KBM) di Kelurahan Mewek, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, setelah api benar-benar padam.

"Kami belum bisa melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) karena masih ada bara pada kayu," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purbalingga Ajun Komisaris Polisi Gurbacov di Purbalingga, Sabtu (28/5/2022).

BACA JUGA:Kebakaran Pabrik Kayu di Purbalingga, Api Berhasil Dijinakkan Petugas Damkar 

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya belum bisa mengetahui penyebab kebakaran yang menimpa pabrik pengolahan kayu tersebut.

Kendati demikian, polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait dengan kebakaran di PT KBM yang berlokasi di Kelurahan Mewek, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga.

Kebakaran yang melanda PT KBM itu dilaporkan terjadi pada hari Sabtu (28/5/2022), pukul 10.00 WIB. Sehingga mengakibatkan satu unit ruangan pengering kayu alba habis terbakar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Purbalingga Umar Fauzi mengatakan, pihaknya bersama Tim Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purbalingga berupaya memadamkan kebakaran tersebut agar api tidak menjalar ke pabrik bulu mata palsu PT Sun Chang Indonesia yang lokasinya bersebelahan dengan PT KBM.

BACA JUGA:Mega Mall Bengkulu Kebakaran, Toko Pakaian Ludes Dilalap Api 

Dalam hal ini, lokasi pabrik pengolahan kayu tersebut hanya berbatasan tembok dengan PT Sun Chang Indonesia. "Alhamdulillah, kebakaran dapat dipadamkan, sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian kembali normal. Namun petugas gabungan hingga pukul 12.38 WIB masih melakukan upaya pendinginan di lokasi pabrik PT KBM," kata Umar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini