Di samping itu, kerja sama di bidang pertahanan juga tengah dilakukan demi mendorong penjualan produk pertahanan buatan Indonesia. Selain itu, demi meningkatkan kunjungan wisatawan Bangladesh ke Indonesia, Heru juga akan mendorong realisasi penerbangan langsung Bangladesh-Indonesia dengan maskapai Indonesia.
Dalam segi sosio-politik, Indonesia dan Bangladesh memiliki kepentingan yang sama dalam berbagai isu di kawasan dan global, antara lain, isu migrasi, kelautan, anti-terorisme. Kedua negara juga merupakan anggota OIC, IORA, D8 dan berbagai organisasi internasional lainnya. Memperkuat kerja sama dalam berbagai isu kawasan dan global yang menjadi perhatian bersama, terutama terkait pengungsi Rohingnya, Afghanistan, Palestina, keamanan internasional (misi perdamaian), isu migran, anti-terorisme, dan lain-lain.
Selain itu, Heru mengatakan prioritas tupoksi KBRI lainnya yang juga tak kalah penting yaitu, meningkatkan pelayanan dan pelindungan bagi WNI dan BHI di wilayah akreditasi, yaitu melalui pembaharuan database WNI secara berkala, “sejak tahun 2022 kami cukup giat mendorong para WNI di Bangladesh dan Nepal untuk melakukan Lapor Diri secara online karena berkaitan dengan data Pemilu yang akan dating”, ungkap Dubes Heru.
Heru juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat lebih dari 400 WNI di Bangladesh dan Nepal yang sebagian besar merupakan ex-Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan saat ini menjadi Ibu Rumah Tangga serta bersuamikan WN Bangladesh dan Nepal.
Menurut rencana, Heru akan mengikuti Upacara Credentials kepada Presiden Nepal, Yang Terhormat Bidhya Devi Bhandari pada minggu kedua bulan Juni 2022 mendatang.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.