Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pesan Terakhir Bung Karno kepada Guntur

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 01 Juni 2022 |09:04 WIB
Pesan Terakhir Bung Karno kepada Guntur
Bung Karno (Foto : Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Soekarno merupakan proklamator bangsa Indonesia yang mecetuskan Pancasila sebagai dasar negara.

Meski demikian, Bung Karno menjadi tahanan politik usai pecahnya peristiwa G30S PKI setelah lengser dari jabatannya sebagai Presiden pertama Indonesia.

Salah satu yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah pesan terakhir Bung Besar untuk putra sulungnya Guntur Soekarnoputra. Dalam pesan itu, Bung Karno memberikan pesan perpisahan kepada anak tertuanya itu.

ROSO Daras dalam buku “Total Bung Karno" menuliskan bahwa Guntur Soekarnoputra harus memikul tanggung jawab besar, ketika bapaknya, Sekarno meninggal. Ia tidak saja harus menjadi ‘pengganti’ peran ayah bagi adik-adiknya, tetapi juga siap menjalankan peran sebagai anak Bung Karno tertua.

Baca juga: LaNyalla: Serambi Bung Karno, Bukti Pancasila Wadah yang Utuh

Selama menjadi putra Bung Karno, banyak pesan yang telah dibenamkan Bung Karno di otak dan hati Guntur.

Di buku yang ditulis Guntur yaitu “Bung Karno, Bapakku Kawanku dan Guruku” diceritakan tentang pesan terakhir Bung Karno. Setelah itu tidak ada pesan lagi hingga ayahnya meninggal dunia, 21 Juni 1970.

Baca juga: Daftar Menteri Pendidikan di Era Presiden Soekarno, Ki Hadjar Dewantara yang Pertama Kali Menjabat!

Berikut pesan terakhir Bung Karno kepada Guntur:

“Tok, engkau adalah anak sulung Putra Sang Fajar. Sebab, bapakmu dilahirkan pada waktu fajar menyingsing. Fajar 6 Juni yang sedang merekah di ujung timur. Dan engkau yang lahir di tahun keberanian, juga menjelang fajar tanggal 3 November pada saat mana hegemoni kekuasaan Jepang semakin suram sinarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement