Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Romaston Silalahi Kerja Keras dan Keberanian Hadapi Tantangan Dalami Bioteknologi di Jerman

Agregasi DW , Jurnalis-Kamis, 02 Juni 2022 |10:31 WIB
Kisah Romaston Silalahi Kerja Keras dan Keberanian Hadapi Tantangan Dalami Bioteknologi di Jerman
Maston Silalahi/DW
A
A
A

JAKARTA - Jerman sudah hasilkan banyak tenaga ahli, dan punya citra bagus di Indonesia. Oleh sebab itu Jerman jadi tujuan Romaston Silalahi untuk dalami bioteknologi. Di situ juga, dia memulai menekuni olahraga mendaki gunung.

"Waktu kecil aku pernah bermimpi untuk menikmati empat musim. Terutama yang ada saljunya," kata Romaston Silalahi sambil tertawa.

Itu alasan pribadinya, ketika ditanya mengapa dia memilih berkuliah dan bekerja di Jerman.

"Lama kelamaan nggak mau pulang," begitu ditambahkannya lagi masih sambil tertawa.

Maston, begitu panggilan akrabnya, lahir di Paropo di tepi danau Toba.

Kalau keluar rumah sudah bisa langsung lihat air danau kemudian gunung-gunung di sekitarnya, begitu cerita Maston.

Di Indonesia, dia dulu berkuliah di Universitas Negeri Medan jurusan biologi.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement