Sejak diangkat sebagai inspektur jenderal Manchuria hingga kematiannya, dia memegang kendali efektif atas wilayah itu. Dia tak henti-hentinya melancarkan peperangan untuk memperluas wilayah kekuasaannya ke daerah selatan sejak tahun 1920 dan seterusnya, terlibat dalam pertikaian tiga pihak dengan panglima perang lainnya Wu Peifu dan Feng Yuxiang untuk memperebutkan kontrol atas Beijing.
Pasukan Fengtian yang dipimpinnya berhasil menduduki daerah Beijing dan Tianjin hingga dipukul mundur tahun 1926 oleh Jiang Jieshi (Chiang Kai-shek) dalam ekspedisi utaranya. Jiang kemudian memaksa para panglima perang untuk menyerah dan membangun pemerintahan nasional Tiongkok, dengan demikian zaman para panglima perang berakhir sudah.
Tahun 1928, Zhang makin bersikap tidak kooperatif dengan pemerintah Jepang di Manchuria dan dia berangkat ke Beijing untuk menyerah pada Jiang. Akibatnya, dia dihabisi oleh Jepang dengan cara mengebom kereta yang ditumpanginya dalam perjalanan pulang ke Shenyang setelah baru saja menyerahkan kontrol atas Beijing kepada pemerintah nasionalis Guomindang yang dipimpin Jiang Jieshi.
Pembunuhan ini dilaksanakan oleh sekelompok kecil tentara dari pasukan Guandong dan dipimpin oleh perwira senior pasukan Guandong, Kolonel Daisaku Komoto. Ini adalah bagian dari persekongkolan untuk mengamankan sebagian besar Manchuria di luar jalur kereta api Manchuria selatan yang diserahkan pada Jepang setelah perang Rusia-Jepang. Kekuasaannya atas Manchuria diteruskan oleh anaknya Zhang Xueliang yang juga dikenal dengan julukan Komandan Muda.
1940 - Perang Dunia II: Evakuasi Dunkerque berakhir - tentara Britania mengevakuasi 300.000 tentara dari Dunkerque, Prancis.
Evakuasi Dunkerque atau Operasi Dynamo, dikenal juga dengan sebutan Mukjizat Dunkerque, adalah evakuasi tentara Sekutu dari pantai dan pelabuhan Dunkerque, Prancis, pada tanggal 26 Mei sampai 4 Juni 1940 semasa Perang Dunia II. Operasi ini dirancang ketika sejumlah besar tentara Britania, Prancis, Belgia, dan Kanada terjebak dan dikepung tentara Jerman saat Pertempuran Prancis.
1878 - Konvensi Siprus: Kesultanan Utsmaniyah menyerahkan Siprus ke Britania Raya
Konvensi Siprus tanggal 4 Juni 1878 adalah persetujuan rahasia antara Britania Raya dan Kekaisaran Utsmaniyah. Hasil dari konvensi ini adalah Utsmaniyah menyerahkan Siprus ke Britania Raya. Persetujuan ini merupakan hasil dari negosiasi pada awal tahun 1878.
(Arief Setyadi )