Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta M Yana Aditya mengatakan terkait pendanaan akan dikembalikan ke operator masing-masing melalui proses lelang.
"Baik untuk pendanaan ini kan semua dalam rangka uji coba jadi semua APM yang ada tiga mereka menyediakan kendaraan diuji coba selama 3 bulan apakah nanti kondisi sesuai dengan standar kita bagaimana dengan cuaca kita segala macam setelah itu baru masuk proses pengadaan pengadaannya dimana? Pengadaan dalam proses lelang yang nanti dipilih oleh operator. Jadi pendanaan dari operator begitu ya," ujar Yana.
Sebagai informasi, bus listrik yang sudah dioperasikan sebelumnya dilengkapi baterai kapasitas 324 kWh dan jangkauan maksimal 250 km per hari, sedangkan konsumsi daya maksimumnya 1,3 kWh per km. Bus ini juga punya pengisian daya model DC plug in.
Pengisian daya disebut dapat dilakukan overnight charging atau pengisian daya pada malam hari di depo setelah operasi selesai. Menurut Transjakarta durasi pengisian daya bus ini sekitar 1,5-2 jam.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.