Share

Wilayah Sekitar Ramangaru Sumba Timur Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 10 Juni 2022 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 10 340 2609406 wilayah-sekitar-ramangaru-sumba-timur-berpotensi-alami-kekeringan-ekstrem-W745aAwD7H.jpg Sumba Timur berpotensi alami kekeringan (Foto: Antara)

KUPANG - Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan wilayah sekitar Rambangaru Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori ekstrem panjang.

"Wilayah sekitar Rambangru mengalami HTH lebih dari 60 hari sehingga rawan akan ancaman kekeringan," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang BMKG Rahmattulloh Adji dilansir Antara, Jumat (10/6/2022).

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan hasil pemantauan HTH Dasarian I Juni 2022 di wilayah NTT.

Ia menjelaskan wilayah NTT pada umumnya mengalami HTH kategori sangat pendek (1-5 hari).

Beberapa wilayah mengalami HTH kategori sangat panjang yaitu sekitar Kamanggih Kabupaten Sumba Timur, dan sekitar Oemefa Kabupaten Kupang.

Baca juga: Musim Kemarau, BPBD DKI Imbau Masyarakat Hemat Air

Hanya satu wilayah yang mengalami HTH ekstrem panjang yaitu sekitar Rambangaru Kabupaten Sumba Timur di Pulau Sumba.

Rahmattulloh mengatakan pemerintah daerah serta masyarakat di wilayah HTH ekstrem panjang perlu mewaspadai ancaman kekeringan ekstrem dengan memastikan persediaan air yang cukup.

Baca juga: Curhat Warga Gendayakan Puluhan Tahun Kekeringan: Air Seperti Emas bagi Kami

"Ancaman kekeringan dapat berdampak pada krisis air bersih sehingga menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka," katanya.

Di sisi lain, kata dia, kondisi kekeringan juga sangat rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan sehingga perlu adanya langkah pencegahan agar tidak menimbulkan kerugian besar.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(fkh)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini