Share

Warga Riau Tewas Diterkam Buaya saat Menjala Ikan

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Minggu 19 Juni 2022 21:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 19 340 2614348 warga-riau-tewas-diterkam-buaya-saat-menjala-ikan-JmD3xDDitZ.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

PEKANBARU - Katius Zebua, seorang warga Rawang Empat, Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau, tewas dimangsa buaya. Peristiwa ini terjadi saat korban sedang menjala ikan.

"Setelah dilakukan pencarian, korban berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia, " kata Kepala Bidang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah I Andri Hansen Siregar Minggu (19/4/2022).

Keterangan saksi mata, bahwa korban bersama  temannya pergi ke areal PT CAS yakni di perbatasan Desa Pangkalan Malako dengan Desa Terbangiang, Pelalawan pada 17 Juni 2022.  Mereka mencari ikan dengan cara menjala di kanal. 

Baca juga: Buaya 1,5 Meter Dievakuasi dari Perumahan Warga, Ternyata Peliharaan yang Makin Agresif

Saat korban melempar jala ke kanal, ternyata nyangkut. Korban pun terjun ke kanal rawa tersebut. Saat terjun untuk memperbaiki jalanya yang tersangkut, tiba-tiba seekor buaya langsung menyambar korban.

Katius berusaha menyelamatkan diri dan meminta pertolongan. Namun buaya menarik korban ke dasar kanal.

Teman korban langsung meminta pertolongan kepada pihak PT CAS dan juga melaporkan hal itu kepada pihak desa.  Mereka pun melakukan pencarian, namun hasilnya nihil. 

Kemudian mereka pun melaporkan hal itu kepada pihak BBKSDA. Keesokan harinya tim gabungan melakukan pencaharian bersama. Akhirnya korban berhasil ditemukan pada 18 Juni 2022. 

"Kita bersama TNI, Polri BPBD dan warga berhasil menemukan korban. Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal korban hilang," imbuhnya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Dengan adanya kejadian itu, petugas meminta kepada warga agar berhati hati jika beraktivitas di air. Warga juga diminta untuk tidak membunuh buaya karena termasuk satwa dilindungi.

"Disana merupakan habitat buaya, karena lokasi tersebut merupakan hamparan rawa dan dialiri oleh sungai Kerumutan yang terhubung dengan kanal milik PT. CAS. Buaya disana jenis sinyulong," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini