Share

Gempa M6,1 Guncang Afghanistan, Kemlu RI: Tidak Ada Korban WNI

Susi Susanti, Okezone · Rabu 22 Juni 2022 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 18 2616116 gempa-m6-1-guncang-afghanistan-kemlu-ri-tidak-ada-korban-wni-7Zw5cmBGBl.jpg Gempa M6,1 guncang Afghanistan (Foto: Bakhtar News Agency)

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan 6,1 SR diketahui mengguncang Afghanistan. Survei Geologi AS (USGC) menyatakan gempa itu terjadi sekitar 44 km (27 mil) dari kota Khost, dekat perbatasan Pakistan pada Rabu (22/6/2022) pagi. Gempa juga dirasakan hingga Kabul.

Pejabat mengatakan tercatat sekitar 280 orang meninggal akibat gempat di Afghanistan. Pejabat setempat mengatakan ratusan orang terluka dan jumlah korban kemungkinan akan bertambah ketika informasi mengalir dari desa-desa pegunungan terpencil.

Terkait hal ini, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha mengatakan KBRI Kabul segera menghubungi simpul simpul WNI yang menetap di Afghanistan.

Judha mengatakan tidak terdapat informasi adanya korban WNI dalam gempa dahsyat tersebut.

Baca juga: Gempa M6,1 Guncang Afghanistan, 280 Orang Meninggal dan Ratusan Terluka

Sementara itu, pejabat kementerian dalam negeri Salahuddin Ayubi mengatakan sebagian besar kematian yang dikonfirmasi berada di provinsi Paktika, Afghanistan timur, di mana 255 orang tewas dan lebih dari 200 terluka.

Baca juga: Gempa M 6,1 Guncang Afghanistan dan Pakistan, Getaran Terasa Sampai India

Pihak berwenang telah meluncurkan operasi penyelamatan dan helikopter digunakan untuk menjangkau yang terluka dan mengambil pasokan medis dan makanan.

EMSC di Twitter mengatakan getaran gempa terasa oleh sekitar 119 juta orang di Pakistan, Afghanistan dan India.

Tidak ada laporan segera mengenai kerusakan atau korban di Pakistan.

Bencana itu terjadi ketika Afghanistan telah mengalami krisis ekonomi yang parah sejak Taliban mengambil alih Agustus, ketika pasukan internasional pimpinan AS ditarik setelah dua dekade perang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini