Share

Zelensky Tetapkan Batas Waktu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 28 Juni 2022 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 18 2619569 zelensky-tetapkan-batas-waktu-untuk-akhiri-perang-rusia-ukraina-YFERutEO8t.jpg Para pemimpin negara G7 melakukan rapat kerja dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di KTT G7, Kastil Elmau, Jerman, 27 Juni 2022. (Foto: Reuters)

ELMAU - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersikeras bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina harus diselesaikan pada akhir tahun ini. Berbicara kepada para pemimpin G7 pada Senin (27/6/2022), Zelensky juga menyerukan sanksi yang lebih keras terhadap Moskow.

BACA JUGA:ย Zelensky Desak Sekutu Ukraina Segera Kirim Senjata Berat

Diwartakan Reuters yang mengutip dua diplomat Eropa, Zelensky mengatakan bahwa pasukan Ukraina akan semakin kesulitan berperang melawan pasukan Rusia begitu kondisi musim dingin yang keras berlangsung. Dia mendesak G7 melakukan yang terbaik untuk mengakhiri konflik pada akhir tahun, sambil meminta sistem pertahanan anti-pesawat, serta jaminan keamanan.

Zelensky juga memohon sanksi yang lebih keras terhadap Rusia, bersikeras bahwa G7 perlu untuk "tidak menurunkan tekanan" dan terus memberlakukan tindakan hukuman "berat" terhadap Rusia, demikian diwartakan RT.

Menurut Jake Sullivan โ€“ Penasihat Keamanan Nasional Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Zelensky berniat untuk mendapatkan kemenangan atas Rusia secepat mungkin.

โ€œDia sangat fokus untuk mencoba memastikan bahwa Ukraina berada dalam posisi yang menguntungkan di medan perang dalam beberapa bulan ke depan dibandingkan dengan tahun-tahun berikutnya, karena dia percaya bahwa konflik yang parah bukanlah kepentingan rakyat Ukraina,โ€ kata Sullivan seperti dikutip CNN.

BACA JUGA:ย G7 Janji Akan Setia Bersama Ukraina Sampai Akhir Perang, Sediakan Semua Kebutuhan

Dengan konflik Ukraina mendominasi agenda KTT G7 yang sedang berlangsung di Pegunungan Alpen Bavaria, rancangan komunike yang dilihat oleh Bloomberg menunjukkan bahwa grup kekuatan ekonomi Barat akan segera mengumumkan dukungan tanpa batas untuk Kiev dalam perjuangannya melawan Moskow.

โ€œKami akan terus memberikan dukungan keuangan, kemanusiaan, militer dan diplomatik dan mendukung Ukraina selama yang diperlukan,โ€ demikian bunyi draf pernyataan para pemimpin tersebut.

Amerika Serikat dilaporkan berencana untuk mengirimkan persenjataan canggih baru ke Kiev, dan para pemimpin G7 tampaknya juga setuju untuk mempertahankan tekanan ekonomi terhadap Rusia di tengah serangan yang sedang berlangsung di Ukraina.

Pemerintah Inggris, AS, Jepang, dan Kanada sebelumnya mengumumkan bahwa mereka berencana untuk memperkenalkan larangan impor emas Rusia. AS, yang pertama kali melontarkan gagasan itu, mengklaim akan merampas pendapatan tahunan Moskow sekitar USD19 miliar, tetapi Jerman mengerem tindakan itu selama KTT G7, dengan alasan hal itu harus didiskusikan terlebih dahulu dengan UE.

Rusia menyerang negara tetangga itu pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan persyaratan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas Republik Donbass di Donetsk dan Luhansk.

Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini