Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gigi Emas Milik Pahlawan Kemerdekaan yang Dikubur Selama 60 Tahun Dibongkar, Orang-Orang Beri Penghormatan

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 01 Juli 2022 |10:01 WIB
Gigi Emas Milik Pahlawan Kemerdekaan yang Dikubur Selama 60 Tahun Dibongkar, Orang-Orang Beri Penghormatan
Gigi bermahkota emas milik pahlawan kemerdekaan RD Kongo (Foto: Jelle Vermeersch)
A
A
A

KONGO - Gigi bermahkotakan emas milik pahlawan kemerdekaan Republik Demokratik (DR) Kongo Patrice Lumumba telah terkubur lebih dari 60 tahun setelah dia dibunuh.

Ini adalah satu-satunya bagian tubuhnya yang masih ada setelah jenazahnya dilarutkan dalam asam. Gigi ini pun diambil untuk dikembalikan ke keluarga pada minggu lalu dan telah melakukan tur ke beberapa bagian negara DR Kongo dalam peti mati.

Polisi Belgia yang mengawasi pembongkaran makam mengambil gigi itu dan dipamerkan sebagai piala.

Orang-orang dapat memberikan penghormatan menjelang pemakaman yang berlangsung di ibu kota, Kinshasa, di sebuah jalan yang dinamai untuk menghormatinya.

Presiden Félix Tshisekedi, keluarga Lumumba dan pejabat tinggi lainnya berada di layanan pribadi yang berlangsung sebelum peti mati dipindahkan ke makam yang dibangun khusus.

Baca juga:  Diculik Pemberontak, Wanita Kongo Dirudapaksa dan Dipaksa Masak Daging Manusia

"Semoga tanah leluhur kami manis dan lembut untukmu," terang Presiden.

Lumumba adalah perdana menteri pertama negara itu dan salah satu pemimpin perjuangan kemerdekaan. Dia juga dipandang sebagai salah satu suara paling menonjol dalam gerakan anti-kolonial Afrika.

Baca juga: Raja Belgia Ungkap Penyesalan Masa Lalu Kolonial di Kongo, Tapi Tidak Minta Maaf

Pada Kamis (30/6/2022), menandai 62 tahun sejak bekas kekuatan kolonial Belgia melepaskan kendali atas negara yang luas itu.

Tetapi mereka memandang Lumumba sebagai penghalang bagi upayanya untuk mempertahankan pengaruh serta mempertahankan kepentingan ekonomi yang penting.

Dalam pidatonya yang terkenal pada hari kemerdekaan tahun 1960, di depan pejabat Belgia termasuk Raja Baudouin, Lumumba, 34, mengecam Belgia dengan mengatakan bahwa orang Kongo telah ditahan dalam "perbudakan yang memalukan".

Orang Belgia tercengang karena orang Afrika kulit hitam tidak pernah berani berbicara seperti ini di depan orang Eropa.

Lumumba digulingkan sebagai perdana menteri lebih dari dua bulan kemudian. Kemudian pada Januari 1961, dengan dukungan diam-diam dari Belgia, dia ditembak oleh regu tembak, bersama dengan dua sekutu.

Kekuatan Barat lainnya juga curiga padanya, takut bahwa dia bersimpati kepada Uni Soviet selama Perang Dingin dan beberapa, termasuk Amerika Serikat (AS), berencana untuk membunuhnya.

Seorang polisi Belgia, Gerard Soete, diberi tugas untuk menyingkirkan barang bukti. Selama proses itulah dia mengantongi gigi itu dan membawanya kembali ke Belgia.

Beberapa dekade kemudian dia mengungkapkan bahwa dia masih memiliki gigi itu dan hanya dua tahun yang lalu pengadilan Belgia memutuskan bahwa itu harus dikembalikan ke keluarga.

Pandemi Covid menunda proses tetapi minggu lalu sudah diserahkan di Brussel.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement