Share

Paus Tuding Rusia Lakukan Perang Agresi dan Imperialisme di Ukraina, Sebut Kejam serta Tak Masuk Akal

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 01 Juli 2022 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 18 2621699 paus-tuding-rusia-lakukan-perang-agresi-dan-imperialisme-di-ukraina-sebut-kejam-serta-tak-masuk-akal-2xK19urGx7.jpg Paus Fransiskus (Foto: Antara/Reuters)

VATIKAN - Paus Fransiskus secara implisit menuding Rusia melakukan "penaklukan bersenjata, ekspansionisme, dan imperialisme" di Ukraina.

Dia juga menyebut konflik itu sebagai "perang agresi yang kejam dan tidak masuk akal". Ketika berbicara kepada delegasi pemimpin Ortodoks dari Patriarkat Ekumenis yang berbasis di Istanbul, Turki, Kamis (30/6/2022), Paus mengatakan konflik itu telah mengadu domba orang Kristen satu sama lain.

“Rekonsiliasi di antara orang-orang Kristen yang terpisah, sebagai sarana untuk berkontribusi pada perdamaian di antara orang-orang yang berkonflik, adalah pertimbangan yang paling tepat saat ini, karena dunia kita sedang terganggu oleh perang agresi yang kejam dan tidak masuk akal di mana banyak, banyak orang Kristen saling berperang,” terangnya, dikutip Antara.

Baca juga: Paus Angkat Bicara Tentang Gempa Afghanistan, Pembunuhan Pastor hingga Perang Ukraina

Paus juga mengatakan, dengan jelas-jelas mengacu ke Rusia, bahwa semua pihak perlu "mengakui bahwa penaklukan bersenjata, ekspansionisme, dan imperialisme tidak ada hubungannya dengan kerajaan yang diproklamsika Yesus".

Baca juga: Berkaca dari Banyaknya Konflik di Berbagai Negara, Paus: Perang Dunia III Telah Dideklarasikan

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Sudah dua hari berturut-turut Paus berbicara tentang konflik Ukraina. Pada Rabu (29/6/2022), ia mengutuk pengeboman mal yang ramai di Kota Kremenchuk dan menyebutnya sebagai yang terbaru dalam serangkaian "serangan biadab" terhadap Ukraina.

Baik Rusia dan Ukraina sebagian besar penduduknya beragama Kristen Ortodoks tetapi ada minoritas Katolik ritus Bizantium yang berpengaruh di Ukraina, yang berutang kesetiaan kepada paus.

Cabang Kekristenan Timur dan Barat dipisahkan dalam Skisma Besar pada 1054.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini