Share

Penembakan di Mal Denmark, Sejumlah Orang Tewas dan Terluka

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 04 Juli 2022 05:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 18 2622954 penembakan-di-mall-denmark-sejumlah-orang-tewas-dan-terluka-1Tt4BlGFwA.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

KOPENHAGEN - Beberapa orang tewas dalam penembakan di sebuah pusat perbelanjaan di Kopenhagen pada Minggu (3/7/2022), kata polisi Denmark, seraya menambahkan bahwa mereka telah menangkap seorang pria Denmark berusia 22 tahun dan tidak dapat mengesampingkan bahwa itu adalah "tindakan dari terorisme".

BACA JUGA: Penembakan di Kelab Gay Norwegia Tewaskan 2 Orang, 14 Lainnya Luka-Luka 

Serangan itu mengguncang Denmark pada akhir minggu yang menyenangkan, tepat setelah menjadi tuan rumah tiga tahap pertama dari balapan sepeda Tour de France, dalam sebuah acara yang telah mengirim ribuan orang Denmark yang bersorak ke jalan-jalan di seluruh negeri.

"Denmark dilanda serangan kejam pada Minggu malam. Beberapa tewas. Bahkan lebih banyak lagi yang terluka. Keluarga tak bersalah berbelanja atau makan di luar. Anak-anak, remaja dan dewasa," kata Perdana Menteri Mette Frederiksen dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Minggu malam.

"Ibukota kami yang indah dan biasanya begitu aman berubah dalam hitungan detik," katanya. "Saya ingin mendorong Denmark untuk berdiri bersama dan saling mendukung di masa sulit ini."

Polisi Kopenhagen mengatakan petugas bersenjata dikirim ke Mal Field di ibu kota pada Minggu sore setelah laporan penembakan, dan telah mengatakan kepada orang-orang di dalam untuk tetap tinggal dan menunggu bantuan. Rekaman media lokal menunjukkan sekelompok pembeli ketakutan berlarian dari mal.

Polisi melancarkan operasi pencarian besar-besaran di seluruh wilayah Selandia setempat pada Minggu pagi, kata Inspektur Kepala Polisi Soren Thomassen kepada wartawan, tetapi mengatakan tidak ada indikasi awal bahwa ada penembak lain.

Thomassen menolak mengomentari kemungkinan motif atau apakah penembak itu diketahui polisi.

Rumah sakit utama ibu kota, Rigshospitalet, telah menerima "sekelompok kecil pasien" untuk perawatan, kata seorang juru bicara, dan telah memanggil dokter dan perawat tambahan.

Tabloid Denmark BT menerbitkan rekaman video yang tidak diverifikasi yang dikatakan diambil oleh seorang saksi serangan, Mahdi Al-wazni, menunjukkan seorang pria dengan senapan berburu besar berjalan melalui mal dan mengayunkannya di bahunya.

"Dia tampak sangat agresif dan meneriakkan hal-hal yang berbeda," kata Al-wazni kepada BT.

Rekaman yang diterbitkan oleh tabloid Ekstra Bladet menunjukkan satu orang dibawa oleh petugas penyelamat ke ambulans dengan tandu.

"Orang-orang pertama mengira itu pencuri ... Kemudian saya tiba-tiba mendengar tembakan dan melemparkan diri ke belakang meja di dalam toko," seorang saksi mata, Rikke Levandovski, mengatakan kepada penyiar TV2.

"Dia hanya menembak ke kerumunan, bukan di langit-langit atau ke lantai," tambahnya.

Pusat perbelanjaan bertingkat ini terletak sekira 5 kilometer selatan pusat kota Kopenhagen.

"Teman saya dan saya ... tiba-tiba kami mendengar tembakan. Saya mendengar sekitar sepuluh tembakan dan kemudian berlari secepat yang kami bisa ke toilet. Kami masuk ke toilet kecil ini di mana kami ada sekitar 11 orang," saksi lain yang menyebutkan namanya seperti yang dikatakan Isabella kepada penyiar publik DR.

Serangan itu menyusul penembakan mematikan di negara tetangga Norwegia pekan lalu, di mana dua orang tewas oleh seorang penembak tunggal di ibu kota Oslo. 

Ancaman teroris terhadap Denmark saat ini dinilai "serius", dengan ancaman terbesar berasal dari "Islamisme militan", menurut laporan terbaru dari Dinas Keamanan dan Intelijen Denmark.

Ancaman terhadap Denmark dari ekstremis sayap kanan dianggap pada tingkat "umum", yang berarti ada kemampuan dan/atau niat dan kemungkinan perencanaan.

Denmark terakhir mengalami serangan militan pada 2015, ketika dua orang tewas dan enam petugas polisi terluka ketika seorang pria bersenjata menembak dan membunuh seorang pria di luar pusat budaya yang mengadakan debat tentang kebebasan berbicara, dan kemudian membunuh seseorang di luar sinagoga Yahudi di Kopenhagen tengah.

Pria bersenjata itu tewas dalam baku tembak dengan polisi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini