Share

Tewaskan 6 Orang, Tersangka Penembakan Massal Chicago Dikenai 7 Dakwaan Pembunuhan

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 06 Juli 2022 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 18 2624668 tewaskan-6-orang-tersangka-penembakan-massal-chicago-dikenai-7-dakwaan-pembunuhan-RTpWCkDjLq.jpg Robert E. Crimo III, tersangka penembakan massal di Parade Hari Kemerdekaan AS, Highland Park, Illinois, 4 Juli 2022. (Foto: Reuters)

HIGHLAND PARK - Pria yang dituduh melancarkan tembakan dari atap gedung ke arah kerumunan orang yang sedang menonton parade 4 Juli dekat Chicago, Amerika Serikat, pada Selasa (5/7/2022) dikenai tujuh dakwaan pembunuhan tingkat pertama.

BACA JUGA: 6 Orang Tewas dalam Penembakan Parade Hari Kemerdekaan di Pinggiran Chicago

Jika terbukti bersalah, Robert E. Crimo III, tersangka penembak berusia 21 tahun, bisa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan mendapat pembebasan bersyarat.

Dakwaan itu diumumkan oleh Jaksa Negara Bagian Illinois, Eric Reinhart, saat konferensi pers.

BACA JUGA: Penembakan Parade Hari Kemerdekaan di Pinggiran Chicago, Polisi Tangkap Pelaku

Reinhart mengatakan dakwaan pembunuhan tingkat pertama tersebut akan diikuti dengan puluhan dakwaan tambahan sebelum penyelidikan selesai. Ia juga mengatakan akan memintakan Crimo tetap ditahan, tanpa pembebasan dengan jaminan, saat persidangan pertama atas tersangka dilangsungkan pada Rabu (6/7/2022).

Pihak berwenang mengatakan Crimo telah merencanakan serangan itu selama berminggu-minggu, demikian dilansir dari ANTARA.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Pria tersebut juga sebelumnya menjadi perhatian otoritas, setidaknya dua kali, menyangkut laporan bahwa dia mengancam bunuh diri atau melukai orang lain, kata beberapa pejabat, Selasa.

Pihak berwenang mengatakan Crimo melancarkan tembakan lebih dari 70 kali dari atap sebuah gedung ke arah orang-orang yang sedang menonton parade di Highland Park, Illinois, Senin (4/7/2022).

Pria itu kemudian kabur sambil menyamar untuk berbaur dengan kerumunan orang yang panik, kata otoritas, Selasa.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini