JAKARTA - Sebanyak 120 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kota Jakarta Barat disiapkan untuk berjaga di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat. Penjagaan itu dilakukan guna mengantisipasi adanya Pedagang Kaki Lima (PKL).
"Nanti ada dua shift, shift pagi dan shift malam akan berjaga di sekitaran Kota Tua," Kasi PPNS dan Penindakan Satpol PP Jakarta Barat, Sumardi Siringoringo, Rabu (13/7/2022).
BACA JUGA:Ratusan PKL di Kawasan Kota Tua Mulai Direlokasi ke 2 Lokasi Ini
Sumardi menjelaskan, dalam hal ini petugas yang berjaga tidak melakukan penyitaan kepada para pedagang yang masih bandel berdagang di kawasan tersebut. Petugas, kata dia, hanya mendorong mereka pindah ke lokasi binaan yang sudah tersedia.
"Kita akan bertindak humanis, agar mereka mau untuk pindah," tuturnya.
BACA JUGA:Kala Beli Pecel Lele di PKL Banyak Order Online, Anies: Contoh Pandemi Lahirkan Inovasi
Sebelumnya, Camat Tamansari, Agus Sulaeman mengatakan, ada dua Lokbin yang disediakan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat untuk para PKL yang masih berjualan di kawasan Kota Tua. Dua lokasi tersebut yakni di Kota Intan dan kawasan Cipta Niaga.
"Di Lokbin Kota Intan ada 457 kios dan di Cipta Niaga ada daya tampung 120 kios. Jadi kita asumsikan jumlah seluruh PKL di Kota Tua ada 500 lebih. Dua tempat ini menurut saya bisa menampung," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Senin (11/7/2022).