Share

Curi Kabel dan Dinamo AC, Juru Parkir Diamankan Polisi

Dede Febriansyah, MNC Portal · Rabu 13 Juli 2022 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 610 2628845 curi-kabel-dan-dinamo-ac-juru-parkir-diamankan-polisi-f3VRiaktNa.jpg Dua tersangka pencuri dengan membobol toko/ Foto: Polisi

PALEMBANG - Arbiansyah alias Anca (33), warga Jalan Ki Marogan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang yang merupakan residivis kasus narkoba kembali ditangkap untuk kesekian kalinya.

Kali ini Anca ditangkap karena melakukan aksi pencurian mesin dinamo AC dan kabel listrik. Tak sendirian, Anca ditangkap oleh Satreskrim Polrestabes Palembang bersama rekan lainnya yakni M Hayadi alias Pauk (39), warga Jalan Kapten Syeh, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.

 BACA JUGA:Sikat Arab Saudi di FIBA Asia Cup 2022, Arki Dikania Akui Marques Bolden Jadi Pembeda buat Timnas Basket Indonesia

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, aksi pencurian yang dilakukan oleh kedua pelaku terjadi, Senin (11/7/ 2022), sekitar pukul 05.30 WIB di Toko Marathon, milik korban Tjin Kwet Jong (77), warga Jalan Kebon Manggis, Kelurahan Kepandean Baru, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang yang berlokasi di kawasan Jalan Sudirman, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang.

"Korban ini diberitahu oleh saksi Bejo yang melihat di tempat kejadian perkara (TKP), ketika dua pelaku sedang mengambil mesin dinamo AC dan Kabel. Saksi lalu melaporkan ke korban," ujar Kompol Tri Wahyudi, Rabu (13/7/2022).

 BACA JUGA:KPK Cegah Eks Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan Bepergian ke Luar Negeri

Setelah menjadi korban pencurian, korban melalui Kuasa Hukumnya melapor ke SPKT Palembang. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp10 juta.

"Pelaku sudah kita amankan dan sedang di proses pemeriksaan untuk menyelidiki apakah ada lokasi lainnya yang pernah dilakukan kedua tersangka, saat ini sedang dikembangkan," kata Kompol Tri.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Sementara itu tersangka Anca saat diperiksa mengakui perbuatannya yang telah melakukan aksi pencurian mesin dinamo AC dan kabel. "Sudah dua hari menggambar (mengintai) lokasi toko korban, tugas saya mengangkat barang curian," ujar Anca yang diketahui bekerja sebagai juru parkir.

 BACA JUGA:Terjerat Kasus Mafia Tanah, Ini Peran Oknum Pejabat BPN

Dijelaskan Anca, bahwa hasil pencurian mesin dinamo AC dan kabel tersebut dijual di kawasan 23 Ilir Palembang. "Kami jual seharga Rp350 ribu dan uang yang saya dapatkan Rp 175 ribu," katanya.

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan maksimal hukuman pidana yakni 7 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini