Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pegawai KPK Gadungan Kembali Beredar, Tipu Polisi hingga Hakim

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 15 Juli 2022 |11:43 WIB
Pegawai KPK Gadungan Kembali Beredar, Tipu Polisi hingga Hakim
Illustrasi (foto: Freepick)
A
A
A

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi informasi adanya pihak-pihak yang mengaku sebagai pegawai lembaga antirasuah dan melakukan tindakan penipuan, pemerasan, hingga pemalsuan. Berdasarkan informasi yang diterima KPK, beberapa korban yang ditipu yakni, polisi, pengacara, hingga hakim.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, dibeberkan Inspektur KPK Subroto, 'KPK gadungan' tersebut telah banyak menipu pejabat publik seperti pengacara, polisi, dan hakim. 'KPK gadungan' tersebut melakukan penipuan dengan cara membuat surat-surat dan kartu identitas palsu, hingga seragam serta atribut lencana berlogo KPK.

"Mereka mengaku sebagai Dewan Pengawas KPK dan Pelayanan Publik dengan membuat surat penugasan palsu berlogo KPK," ujar Subroto melalui keterangan resminya, Jumat (15/7/2022).

 BACA JUGA:Kasus Penipuan Berkedok Kencan Khusus Gay, Polisi: Sudah 9 Kali Beraksi

Lebih lanjut, Subroto mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berhati-hati dan memperhatikan detail prosedur kegiatan operasional KPK. Di mana, pegawai KPK dalam menjalankan tugasnya selalu dilengkapi dengan surat penugasan dan kartu identitas resmi yang dikeluarkan oleh KPK.

Kemudian, sambungnya, pegawai KPK juga dilarang menjanjikan atau menerima, apalagi meminta imbalan dalam bentuk apapun. Subroto juga memastikan bahwa tidak ada pegawai KPK yang bisa mengurus pengamanan perkara korupsi.

"Adalah tidak benar jika ada pihak yang menjanjikan bisa 'mengurus' suatu kasus yang penanganannya dilakukan oleh KPK," jelasnya.

 BACA JUGA:Polisi Tangkap 5 Pelaku Penipuan Berkedok Kencan LGBT di Senen

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement