Share

Antisipasi Bencana Kabut Asap, Kabupaten OKU Timur Berstatus Siaga Karhutla

Nanda Aria, Okezone · Jum'at 15 Juli 2022 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 610 2630282 antisipasi-bencana-kabut-asap-kabupaten-oku-timur-berstatus-siaga-karhutla-YbGNJEDMIL.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

MARTAPURA - Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah di Martapura mengatakan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, berstatus siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini.

Hal ini untuk menghadapi musim kemarau tahun ini agar bencana kabut asap dapat ditanggulangi sedini mungkin.

 BACA JUGA:Gelombang Baru Covid-19 Terjang Asia-Pasifik, Dipicu Varian Baru Omicron

"Memasuki musim kemarau, seluruh pemangku kepentingan terkait harus siap siaga menghadapi karhutla," kata Lanosin Hamzah dikutip dari Antara, Jumat (15/7/2022).

Dia mengatakan kesiapsiagaan ini perlu dilakukan mengingat Provinisi Sumsel pada tahun 2018 menjadi salah satu daerah pengekspor asap ke negara lain akibat karhutla yang terjadi di beberapa wilayah di Bumi Sriwijaya, termasuk di OKU Timur.

 BACA JUGA:Kasus Covid-19 Bertambah 3.331 Hari Ini, DKI Jakarta Penyumbang Terbanyak

Untuk itu, Bupati menekankan kepada seluruh personel penanggulangan bencana BPBD OKU agar selalu siaga dan memastikan peralatan yang disiapkan dalam kondisi baik agar bisa digunakan secara maksimal saat diperlukan.

"Termasuk perusahaan perkebunan di OKU Timur agar selalu siap siaga dengan menyiapkan peralatan penanggulangan karhutla yang memadai," tegasnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur, Mgs Habibullah menambahkan penetapkan status siaga darurat bencana asap akibat karhutla sesuai dengan Surat Keputusan Bupati OKU Timur Nomor 269 Tahun 2022.

 BACA JUGA:Hasil Perempatfinal Singapore Open 2022: Apriyani Rahayu/Siti Fadia Sukses Amankan Tiket ke Semifinal

Dalam penetapan status ini sebanyak 250 personel gabungan siap siaga menghadapi musim kemarau agar peristiwa karhutla dapat ditanggulangi sedini mungkin.

Habibullah juga kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat OKU Timur agar tidak melakukan pembakaran hutan untuk membuka lahan pertanian yang dapat memicu terjadinya karhutla.

 BACA JUGA:LSN: Prabowo Subianto Puncaki Elektabilitas Capres 2024

"Sudah jelas pembakaran lahan yang dapat memicu karhutla akan mendapat sanksi pidana," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini