Jokowi pun mengungkapkan dikarenakan jutaan ton gandum tidak bisa didistribusikan akibat perang, maka ratusan juta orang pun mengalami kelaparan.
"Mengakibatkan 333 juta orang kelaparan dan mungkin 6 bulan lagi 800 juta orang akan kelaparan akut karena tidak ada yang dimakan sekali lagi," ungkapnya.
BACA JUGA:Ketika Jokowi Merasa Beruntung Miliki Wapres Seorang Kiai
Jokowi pun bersyukur, di Indonesia gandum bukan menjadi satu-satunya makanan pokok. Masyarakat Indonesia terbiasa memakan beras, dan hidangan lainnya sebagai makanan pokok.
"Alhamdulilah beras di Australia masih bisa kita cari dan tidak naik sekali. Ini patut kita syukuri berkat kerja keras bapak ibu berkat ikhitar gotong royong kita bersama-sama," imbuhnya.
(Nanda Aria)