Terpisah, Kepala Klinik Sungai Tebal, Bidan Maryani mengaku, kondisi awal saat dibawa ke klinik korban terlihat kondisinya masih baik.
Ini setelah, dirinya melihat saat korban menuju ke klinik dari motor masih bisa jalan sendiri. Bahkan, saat mau diantar ke Rumah Sakit Bangko, korban juga masih jalan kaki menuju mobil ambulans klinik.
"Saat dalam perjalanan, saya lihat kondisinya menurun, karena terlihat beberapa kali dia bilang ke ibunya kalau tidak sampai dia minta maaf ke orang tuanya," imbuh Maryani.
Namun, nyawanya tidak bisa tertolong lagi, beberapa saat setelah mendapatkan perawatan di RSUD Kolonel Abunjani Bangko.
"Kalau darah tidak terlalu banyak keluar. Tapi, tadi saya tanya dokter yang menangani, kata mereka pembuluh darahnya pecah kedalam. Jadi darahnya masuk ke dalam tubuh," katanya.