Share

Salah Menghidupkan Oven, Pekerja Toko Roti Tersambar Api

Sigit Dzakwan, iNews · Kamis 04 Agustus 2022 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 340 2641721 salah-menghidupkan-oven-pekerja-toko-roti-tersambar-api-u8H21xuOIQ.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

PANGKALAN BUN - Saat hendak menghidupkan oven untuk memanggang roti, seorang pekerja di toko roti di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, tersambar api hingga mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.

Warga sekitar yang melihat asap mengepul di toko roti dan teriakan korban pun langsung menghampiri. Saat itu korban sudah mulai terbakar namun warga cekatan mengguyur korban dengan air dan api yang membakar tubuh sang karyawan berhasil dipadamkan.

Akibatnya korban mengalami luka bakar 10% dan langusung dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Ibu korban pun terus menangis histeris setelah melihat anaknya mengalami bakar akibat tersambar petir. Korban adalah Hizikian Krisna Ramadani, warga Pangkalan Bun yang baru bekerja di toko roti dua bulan terakhir ini.

Awalnya, korban mencoba menghidupkan oven panggang roti menggunakan korek api, saat itulah api langsung menyambar ke tubuhnya dan mengenai bagian kepala hingga wajah dan bagian tangan dan kakinya, juga ikut terbakar.

Atas kejadian tersebut membuat geger warga sekitar dan mencoba memadamkan api yang sduah menyambar tubuh korban. Selanjutnya warga melaporkan ke Damkar Kotawaringin Barat.

Menurut pengakuan korban, dirinya mendapat tugas sebagai pembuat adonan dan mencetak. Sedangkan untuk menyalakan oven pemanggang roti, baru dikerjakan pada hari ini karena pekerja bagian tersebut pulang ke Yogyakarta ada urusan keluarga.

Saat hendak menghidupkan oven pemanggang roti, korban meminta untuk diajari temannya melalui video call. Dari mulai memasang gas LPG hingga cara menghidupkannya.

Namun nahas karena bukan bidang kerjanya ia justru salah menghidupkan dan api langsung menyambar dirinya.

"Saya tersambar api karena salah menyalakannya," ujar korban, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Untuk mengobati luka bakar yang dialaminya, petugas PMI Kobar langsung memasang infus kepada korban dan kemudian membawanya ke RSUD Sultan Imanudin pangkalan Bun.

Kebakaran jika dilhat kasat mata masih sekitar 10%. Peristiwa tersebut kini sudah ditangani pihak Polres Kobar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini