Share

Mensos Risma Renovasi Gubuk Tipatma yang Rawat 4 Disabilitas di Bangkalan

Widya Michella, MNC Media · Sabtu 06 Agustus 2022 09:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 06 519 2643021 mensos-risma-renovasi-gubuk-tipatma-yang-rawat-4-disabilitas-di-bangkalan-BDQAXNq7zh.jpg Mensos Risma renovasi Gubuk Tipatma yang rawat 4 disabilitas di Bangkalan/Dok. Kemensos

BANGKALAN - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mendatangi gubuk Tipatma (64) seorang warga Desa Klapayan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur kemarin.

Diketahui, kedatangan Risma ke gubuk Tipatma yang jauh di pelosok ini adalah untuk memberikan berbagai bantuan.

“Rumahnya akan kami perbaiki ya, Bu. Nanti gotong royong dengan warga perbaikinya,” kata Mensos Risma kepada Tipatma dikutip dalam keterangan resminya, Sabtu (6/08/2022).

Lantas, Tipatma menunjukkan ekspresi haru bercampur bahagia, tersirat di wajahnya tertegun sejenak, kelopak matanya mulai digenangi air mata. Sebab ada tamu sekelas menteri, tidak terbayangkan bagi lansia dengan 3 anak dan 1 cucu ini.

“Mator sakalangkong (terima kasih), Bu Menteri,” kata Tipatma, tertegun.

Mensos menyampaikan itu setelah datang ke Desa Klapayan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, melihat langsung kediaman Tipatma seluas 3x6 meter dengan dinding gedek (bilik bambu) dan beralaskan tanah.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Di hadapan Tipatma, Mensos meminta Kepala Sentra Margolaras Pati Jiwaningsih untuk segera berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk menghitung kebutuhan anggaran renovasi rumah.

Seperti diketahui, Tipatma hidup bersama 3 anak dan 1 cucunya yang disabilitas di gedek (bilik bambu) dan beralaskan tanah berukuran 3 x 6 meter.

Sejak anak-anaknya kecil, rumahnya tidak banyak perubahan, bahkan masak masih menggunakan tungku kayu. Tidurpun hanya beralaskan tikar dan ranjang sederhana terbuat dari bambu.

Sebagai orangtua, Tipatma amat menyayangi anak-anaknya bagaimanapun kondisinya.

"Saya ikhlas merawat mereka, dari kecil sampai dewasa sekarang, bahkan saya rawat juga cucu saya," katanya.

Ia juga mengaku tidak takut menghadapi berbagai kesulitan ini. Ia yakin selalu ada rezeki.

"Allah pasti kasih rezeki, walau sedikit harus bersyukur," ucapnya.

Tipatma merawat 4 anggota keluarganya yang merupakan penyandang disabilitas. 3 anak perempuannya yaitu, Tijeh (47 tahun), Kulsum (34 tahun) dan Toyyibeh (32 tahun) sejak usia 1 tahun mengalami disabilitas rungu wicara.

Sedangkan 1 cucu dari Tipatma yang merupakan anak Tijeh, Musarrofah (30 tahun) sejak kecil mengalami celebral palsy.

Tipatma sehari-hari bekerja menggembala sapi miliknya dan bertani. Untuk makan sehari-hari, ia biasa dibantu oleh saudara dan tetangga sekitarnya. Suami telah lama meninggal dunia.

Mendengar kabar ini, Mensos memerintahkan jajarannya memberikan apresiasi, semangat dan bantuan kepada Tipatma yang sudah ikhlas mengasuh dan membesarkan anak dan cucunya yang mengalami disabilitas.

Selain akan merenovasi rumah Tipatma, Mensos juga menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai total Rp. 23.750.000.

Bantuan berupa isi hunian rumah, sembako, nutrisi kesehatan, bantuan permakanan, bantuan kewirausahaan berupa 1 ekor sapi betina, benih padi, benih jagung dan alat pertanian untuk usaha peternakan dan pertanian.

Tipatma juga diakseskan untuk perekaman E-KTP dan KK. Kemudian didaftarkan ke DTKS agar mendapatkan bantuan BPNT, PKH dan PBI.

Mensos Risma juga mengarahkan untuk membelikan tempat tidur elektrik agar mudah diatur demi kenyamanan cucu Tipatma.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini