Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Akibat Perubahan Iklim, Bencana Hidrometeorologi Basah dan Kering Bisa Terjadi Bersamaan

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 08 Agustus 2022 |13:58 WIB
Akibat Perubahan Iklim, Bencana Hidrometeorologi Basah dan Kering Bisa Terjadi Bersamaan
Kepala BNPB Suharyanto (Foto: Tangkapan layar/Binti M)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, tantangan bencana semakin kompleks akibat perubahan iklim.

Bahkan, kata Suharyanto, bencana hidrometeorologi basah yakni banjir, banjir bandang, juga tanah longsor bisa terjadi bersamaan dengan bencana hidrometeorologi kering seperti kekeringan juga kebakaran hutan.

“Tantangan risiko bencana ke depan semakin kompleks. Saat ini, akibat perubahan iklim kita dapat melihat ragam bencana hidrometeorologi basah dan kering bisa terjadi dalam waktu bersamaan dalam suatu daerah,” kata Suharyanto pada Rakornas BMKG secara virtual, Senin (8/8/2022).

BACA JUGA:Jokowi Perintahkan BMKG Indentifikasi Risiko Iklim dan Dampaknya 

Suharyanto mengatakan, kini pola musim berubah, sehingga dampak perubahan iklim semakin berasa di Indonesia. Oleh karena itu, langkah-langkah terintegrasi semakin dibutuhkan ke depan.

“Pencegahan dari hulu yang menjadi domain BMKG dan hilir yang menjadi ranah BNPB akan terus kita perkuat sehingga resiliensi besar bangsa berkelanjutan dapat kita wujudkan,” ujarnya.

Suharyanto menambahkan, informasi iklim juga cuaca dari BMKG saat ini juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan setiap tahap pembangunan.

BACA JUGA:BMKG: Perubahan Iklim Mengancam Ketahanan Pangan di Wilayah Indonesia 

Sehingga, bisa memastikan setiap investasi dalam kegiatan ekonomi nasional dapat berjalan optimal dengan memperhatikan kondisi geografis geologis geofisika cuaca dan iklim.

Suharyanto mengatakan, informasi cuaca yang disampaikan oleh BMKG saat ini tidak hanya terbatas sektor tertentu dan waktu tertentu bahkan lintas sektor, bahkan diperlukan hampir setiap sektor dengan batas waktu jam menit bulan bahkan hingga puluhan waktu kedepan.

“BNPB memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan BMKG atas setiap informasi dan peringatan dini kebencanaan risiko bencana dapat kita persiapkan dengan baik dari risiko bencana bisa kita minimalisasikan,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement