JAKARTA – Mutasi di tubuh TNI kembali dilakukan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Sebanyak 26 perwira menengah (pamen) berpangkat kolonel dari tiga matra yakni AD, AL, dan AU mendapat jabatan baru yang merupakan promosi bintang satu atau Brigjen TNI.
(Baca juga: Profil Gafur Chaliq, Perintis Pasukan 'Hantu Laut' Denjaka yang Miliki Kemampuan 120 Prajurit TNI)
Salah satunya adalah melakukan pergantian jabatan komandan pasukan khusus yakni Detasemen Jalamangkara ( Denjaka ) Korps Marinir Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL).
Kolonel Marinir Samson Sitohang yang menjabat sebagai Sahli A Bid Ops Kormar dipercaya mengemban tugas baru sebagai Komandan Denjaka yang sebelumnya dipegang oleh seniornya Kolonel Marinir Kresno Pratowo.
Pria kelahiran Parapat, Girsang Sipangan Bolon, Simalungun,Sumatra Utara, kini sudah resmi menjabat sebagai Komandan Denjaka setelah melakukan sertijab di Kesatrian Marinir Arthur Solang, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin 8 Agustus 2022.
Perwira tinggi Korps Baret Ungu ini ternyata mempunyai karier yang mentereng. Samson merupakan seorang Perwira Menengah TNI Angkatan Laut lulusanAkademi Angkatan Laut(AAL) tahun 1998.
Samson pernah menjabat sebagai mantan Ajudan Presiden RI Joko Widodo. Setelah itu, dia ditunjuk sebagai Sahli A Bid Ops Kormar.
Saat masa pemerintahan Presiden SBY, Samson Sitohang juga pernah ikut operasi militer pembebasan Kapal MV Sinar Kudus di Somalia.
Saat itu, penyanderaan berlangsung 46 hari, pasukan siluman satuan gabungan antara personel Kopaska dan Taifib Korps Marinir TNI AL bersama Kopassus, Kopaska dan Kostrad berhasil membebaskan Kapal MV Sinar Kudus dari pemberontak Somalia.
Empat dari puluhan bajak laut dilumpuhkan pasukan yang tergabung dalam Tim Satgas Merah Putih. Atas keberhasilannya membebaskan seluruh 20 ABK WNI pada 16 Maret 2011, kariernya pun langsung melesat dan dipercaya mengisi jabatan strategis.