Sementara di Bengkulu, kata Henri, personel Basarnas hanya 75 orang. "Bukan kita cengeng, kita bisa selesaikan dengan bekerja sama dengan TNI-Polri. Kami minta relawan yang ada di sini (Bengkulu), orang-orang yang memiliki jiwa kemanusiaan tinggi bergabung dalam sekolah dapat membantu menanggulangi ketika terjadi bencana," jelas Henri.
Untuk di Bengkulu, sambung Henri, peralatan akan ditambah kapal yang mampu menembus ombak hingga atau level 5.
"Kapal ringan cepat ini, kita akan adakan di akhir tahun depan. Sekarang dalam proses pembelian sebanyak 74 kapal cepat ringan peralatan lengkap," pungkas Henri.
Baca juga: Awal Agustus, BNPB Catat 19 Kejadian Bencana Melanda Indonesia
(Fakhrizal Fakhri )