JAKARTA – Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo (45) bersama sejumlah orang lainnya dikabarkan terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat berada di kawasan Komplek Parlemen Senayan, DKI Jakarta pada Kamis (11/8/2022).
Kabar tertangkapnya Mukti cukup mengangetkan banyak pihak karena sebelumnya dia sempat mengingatkan kepada semua jajarannya untuk menghindari perilaku korupsi. Hal ini diungkapkan Mukti saat pelantikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemalang, Slamet Masduki pada Rabu (10/8/2022).
Baca juga: Bupati Pemalang Kena OTT, Ganjar Pranowo: Masalahnya Belum Jelas
"Kami juga memberikan masukan terutama Apip (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) sebagai pengawas internal untuk memberikan peringatan dan pengawasan. Lebih baik kita mencegah (korupsi) karena kalau sudah terjadi tidak ada obatnya," kata Mukti usai acara pelantikan tersebut.
Baca juga: OTT KPK di Pemalang dan Jakarta, Total 34 Orang Diamankan
Bupati Pemalang periode 2021-2025 ini diketahui terpilih berdasarkan Pemilihan umum Bupati Pemalang 2020 bersama dengan Mansur Hidayat dan diusung oleh PPP dan Gerindra.
Ia dikenal sebagai salah satu anak dari pemilik Perusahaan Otobus (PO) Dewi Sri.