Share

Polresta Mataram Tangkap Pembunuh Guru TK di Ngawi

Ji Edy Gustan, MNC Portal · Jum'at 12 Agustus 2022 03:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 340 2646346 polresta-mataram-tangkap-pembunuh-guru-tk-di-ngawi-B7zowH7C0N.jpg Tersangka berhasil diamankan/ Foto: Ist

MATARAM - Tim Puma Polresta Mataram menangkap terduga pembunuh Rani (22), guru Taman Kanak-kanak yang tewas di Dusun Medas, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat beberapa waktu lalu.

Pelaku berinisal S (41) ditangkap di Ngawi, Jawa Timur dan langsung diterbangkan ke Lombok. Dia merupakan warga Jalan Industri Gang Mekarsari, Taman Kapitan, Ampenan, Kota Mataram.

 BACA JUGA:Dikabarkan Terjerat OTT KPK, Ini Harta Kekayaan Bupati Pemalang

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa SIK tiba di Kantor Polresta Mataram, (11/08) pukul 18:00 wita saat baru tiba dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid.

Menurut Kadek, kasus itu sempat membingungkan masyarakat. Lagi pula, korban tinggal seorang diri di perumahan itu. "Kami baru saja datang Ngawi, Jawa Timur di mana terduka pelaku kami amankan," ujar Kadek, Kamis (11/8/2022)

BACA JUGA:Nyari Ikan di Sungai Ciliwung, Bocah 11 Tahun Hanyut 

Kasus pembunuhan itu terungkapnya berkat kerja keras tim Puma Polresta Mataram. Sejak melakukan olah TKP dan mengumpulkan beberapa keterangan saksi, polisi melakukan penyelidikan melalui tracking nomor Handphone yang diduga pelaku.

Atas usaha tersebut, tim Polresta Mataram mengetahui keberadaan terduga pelaku.

Dia ditangkap tanpa perlawanan. Pelaku mengakui perbuatannya. Dia memukul muka korban dengan tangan kiri. Tubuhnya lalu diseret ke kamar mandi dan membenturkan kepala korban ke tembok kamar mandi.

"Pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan lantaran merasa sakit hati dengan korban karena diminta untuk cepat menikah," jelasnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Rani sebelumnya ditemukan di dalam kamar mandi rumahnya. Namun, atas hasil pemeriksaan tim medis bahwa pada bagian luar tubuh korban terdapat memar yang diduga karena barang tumpul.

Untuk memperjelas hasil pemeriksaan, dilakukan outopsi terhadap mayat korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB.

 BACA JUGA:Sisa Empat Hari Pendaftaran, KPU: 9 Parpol Belum Daftar Pemilu 2024

Walaupu hasil outopsi belum rampung, tim puma Polresta Mataram dengan melakukan upaya penyelidikan berhasil menemukan keberadaan pelaku, yang kini sudah diamankan di rutan Mapolresta Mataram.

Berikut sejumlah barang bukti seperti Handphone, Pakaian, serta Satu unit Sepeda motor. "Selanjutnya terduga akan menjalani proses hukum sesuai yang berlaku," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini