Share

Jadi DPO, Keluarga Serahkan Tersangka Penganiayaan ke Polisi

Syukri Syarifuddin, iNews · Jum'at 12 Agustus 2022 04:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 340 2646347 jadi-dpo-keluarga-serahkan-tersangka-penganiayaan-ke-polisi-BN4Yi1cNro.jpg Keluarga menyerahkan tersangka ke polisi/ Foto: Syukri

ACEH - RA (23) salah satu warga di Gampong Lagang, Darul Imarah, Aceh Besar diserahkan oleh keluarganya ke Polisi.

Pasalnya, tersangka telah dikeluarkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Satreskrim Polresta Banda Aceh beberapa waktu lalu.

 BACA JUGA:Irjen Ferdy Sambo Akui Bikin Informasi Bohong soal Penembakan Brigadir Yosua

Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha mengatakan, RA telah melakukan penganiayaan berat yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

"Tersangka RA diserahkan oleh keluarganya ke Polisi, Kamis (11/8/2022) dini hari, " tutur Kasatreskrim.

Kompol Ryan menjelaskan, rumah tersangka RA pada hari Rabu (3/8/2022) sekitar jam 17.30 WIB, didatangi korban Andriansyah (24) warga Lamsiteh, Aceh Besar.

Kemudian saat itu sempat terjadi perkelahian, dan kemudian korban Andriansyah mencabut sebilah senjata tajam jenis rencong dari saku celana hendak menikam tersangka, namun rencong tersebut berhasil di rebut olehnya.

 BACA JUGA:LPSK Pernah Menawarkan Perlindungan Kepada Bripka RR dan KM Sebelum Jadi Tersangka

Kasatreskrim mengutip keterangan dari tersangka saat dilakukan interogasi, menurut keterangan dari tersangka, korban saat datang ke rumahnya dengan membawa sebilah senjata tajam jenis rencong.

"Sempat terjadi perkelahian yang kemudian rencong tersebut berhasil direbut oleh tersangka dan pada saat itu juga ianya langsung menusuk bagian perut dan dada korban hingga korban terjatuh. Dan saat itu pula tersangka melarikan diri," kata Kompol Ryan lagi.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Setelah itu, korban dibawa oleh warga setempat ke RSU Meuraxa, namun sesampai di rumah sakit, dokter menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Setelah mendapatkan informasi terjadinya penganiayaan berat, polisi langsung menuju ke TKP dan memburu tersangka sehingga dikeluarkan status DPO, sebut Kasatreskrim.

 BACA JUGA:Potret Menawan Selebriti dan Public Figure Berbalut Wastra Nusantara di Red Carpet Jagantara

Selain dikeluarkan DPO, polisi juga melakukan pendekatan dengan pihak keluarga untuk mengajak tersangka menyerahkan diri dengan baik, agar tidak diambil tindakan tegas bila ditemukan dilapangan.

"Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik dengan keluarga tadi malam, Kamis (11/8/2022) dini hari, tersangka diserahkan oleh pihak keluarga ke Subdit Jatanras Polda Aceh dan kemudian diserahkan ke Satreskrim Polresta Banda Aceh," ujar Kasatreskrim.

 BACA JUGA:Pose Tante Ernie Pakai Bra Rajut Bikin Salfok, Netizen: Makin Aduhai

Kini, RA mendekam di sel Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal 338 Jo 351 Ayat 3 KUHP dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini