Share

Kebakaran Hebat Melanda Gudang Limbah Pabrik Sepatu di Sukabumi

Dharmawan Hadi, iNews · Jum'at 12 Agustus 2022 19:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 525 2646924 kebakaran-hebat-melanda-gudang-limbah-pabrik-sepatu-di-sukabumi-t2s7LJSJDw.jpg Kebakaran gudang limbah pabrik sepatu di Sukabumi (Foto: Dharmawan Hadi)

SUKABUMI - Gudang limbah pabrik sepatu di Kampung Dangedur RT 13/RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar dilalap si jago merah pada Jumat (12/8/2022) sekira pukul 17.00 WIB. Hingga berita ini ditulis pukul 19.30 WIB api belum berhasil dipadamkan.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang, Ade mengatakan, kebakaran gudang limbah yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB ini, belum diketahui secara pasti penyebab asal muasal api yang membakar gudang limbah tersebut.

"Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang bernama Coki. Dia kaget saat melihat kobaran api disertai kepulan asap tebal keluar dari gudang limbah, lalu ia melapor kepada aparat setempat. Setelah itu, kita langsung meminta bantuan ke pemadam kebakaran," ujar Ade kepada MNC Portal Indonesia.

BACA JUGA:Kebakaran Hutan di Sumsel Naik 2 Kali Lipat dari Tahun Lalu 

Setelah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran, lanjut Ade, tidak lama setelah itu, tiga unit mobil pemadam kebakaran yang terdiri dari satu unit Damkar milik PT GSI Sukalarang dan dua unit mobil damkar lainnya dari Pos Damkar Sukaraja langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

"Untuk penyebab kebakaran dan jumlah kerugian yang dialami, belum kita ketahui. Sebab, semua petugas masih fokus untuk pemadamannya," ujar Ade.

BACA JUGA:Kebakaran Gedung SD, 7 Ruangan Ludes Terbakar 

Sementara itu, Wakil Komandan Pos Damkar Sukaraja, Asep Rahmat mengatakan, kobaran api yang terjadi sangat besar, petugas hingga 2,5 jam api belum dapat dipadamkan. Petugas masih berjibaku menjinakkan api yang masih berkobar.

"Saat ini, api masih belum padam, 3 unit mobil pemadam kebakaran masih memadamkan api. Bahan limbah yang mudah terbakar menyulitkan proses pemadaman api," ujar Asep.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini