Share

Bus Peziarah Yahudi Diserang Pria Bersenjata, Setidaknya 7 Orang Terluka

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 14 Agustus 2022 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 18 2647651 bus-peziarah-yahudi-diserang-pria-bersenjata-setidaknya-7-orang-terluka-XpsjeN8NqO.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

YERUSALEM - Seorang pria bersenjata melukai tujuh orang di dalam bus yang membawa jamaah Yahudi di Kota Tua Yerusalem pada Minggu (14/8/2022), kata polisi dan saksi mata Israel.

Penembak itu kemudian menyerahkan diri kepada pihak berwenang Israel, menurut sebuah pernyataan oleh polisi, yang tidak mengidentifikasi dirinya. Media Israel melaporkan penyerangnya adalah seorang Palestina dari Yerusalem timur.

BACA JUGA: Palestina-Israel: Fakta Penting di Balik Sengketa yang Sudah Berusia 100 Tahun 

Kota Tua menampung situs-situs yang suci bagi orang Yahudi, Muslim dan Kristen dan merupakan salah satu daerah di mana orang-orang Palestina mencari kenegaraan. Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya - sebuah status yang tidak diakui secara internasional.

Serangan itu terjadi pada Minggu dini hari , ketika orang-orang Yahudi meninggalkan upacara Tembok Barat yang menandai akhir hari Sabat.

"Yerusalem adalah ibu kota kami dan pusat wisata untuk semua agama," kata Perdana Menteri Yair Lapid dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, menambahkan bahwa pasukan keamanan Israel akan "memulihkan ketenangan".

BACA JUGA: Kritik Invasi di Ukraina Tapi Bom Gaza, Rusia Sebut Israel Munafik

Faksi-faksi gerilyawan Palestina di Gaza memuji serangan itu, yang terjadi seminggu setelah pecahnya permusuhan terburuk dalam lebih dari setahun, ketika jet-jet Israel menggempur jalur pantai sempit itu dalam apa yang dikatakan militer sebagai serangan pencegahan yang ditujukan untuk mencegah ancaman yang akan segera terjadi. ke Israel.

Namun tidak ada klaim tanggung jawab langsung dari salah satu faksi bersenjata.

Setidaknya 49 orang tewas di Gaza dan ratusan lainnya terluka selama 56 jam pertempuran yang juga melihat lebih dari 1.000 roket diluncurkan ke Israel oleh faksi militan Jihad Islam.

Ketegangan terus berlanjut sejak itu, dengan tiga pria bersenjata tewas dalam baku tembak dengan pasukan keamanan Israel di kota Nablus, Tepi Barat, pekan lalu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini