Share

Misi Pertama ke Indo-Pasifik, Jerman Kerahkan Jet Tempur hingga Kapal Pengangkut Tanker

Susi Susanti, Okezone · Selasa 16 Agustus 2022 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 18 2648987 misi-pertama-ke-indo-pasifik-jerman-kerahkan-jet-tempur-hingga-kapal-pengangkut-tanker-I0sBcTmi63.jpg Jerman kerahkan jet tempur hingga kapal pengangkut tanker untuk misi pertama ke Indo-Pasifik (Foto: Twitter)

JERMAN - Angkatan Udara Jerman telah mengerahkan armada untuk misi pertamanya di Indo-Pasifik, ketika pesawat itu pertama kali akan berhenti di Singapura sebelum mengadakan beberapa hari latihan dengan rekan-rekan Australia.

Luftwaffe mengerahkan enam jet Eurofighter, empat pesawat multirole A400M, dan tiga kapal pengangkut tanker A330 dari Pangkalan Udara Neuburg pada Senin (15/8/2022), berharap untuk melakukan perjalanan sejauh 6.200 mil (10.000 km) ke Singapura hanya dalam 24 jam dengan hanya satu pemberhentian singkat di Abu Dhabi untuk perubahan percontohan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kami dapat berada di Asia dalam sehari,” kata Letnan Jenderal Ingo Gerhartz, Kepala staf layanan udara, sementara akun Twitter resminya menjulukinya sebagai “tantangan Luftwaffe” 24 jam.

Baca juga: Menlu RI Tawarkan 3 Formula Wujudkan Keamanan dan Stabilitas Indo-Pasifik

“Indo-Pasifik sangat penting bagi Jerman. Kami berbagi nilai yang sama dengan banyak mitra di kawasan ini,” lanjutnya, dikutip RT.

Baca juga: Menlu China dan AS Bicarakan Krisis Ukraina hingga Indo-Pasifik, Minta Tidak Provokasi Taiwan

Secara simbolis membawa bendera Jerman, Singapura, Australia, Korea Selatan, dan Jepang, Eurofighters dan kapal lainnya akan berangkat ke Darwin, Australia untuk berpartisipasi dalam latihan 'Pitch Black' dua tahunan di Canberra yang berlangsung dari 19 Agustus hingga 9 September mendatang.

Angkatan udara mengatakan selama waktu itu, para pejuang akan melakukan latihan udara-ke-udara, berlatih serangan darat, dan terbang dalam formasi yang lebih besar dengan pesawat sekutu.

Setelah 'Pitch Black' berakhir, pesawat tempur Jerman akan mengambil bagian dalam latihan 'Kakadu' bersama Angkatan Laut Australia antara 12 dan 26 September, dan mereka akan melatih pertahanan aset angkatan laut.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Namun, jadwal pelatihan Luftwaffe yang sibuk tidak berakhir di sana, karena juga diharapkan untuk melakukan latihan dengan angkatan udara Singapura, serta mengirim detasemen untuk kunjungan ke Korea Selatan dan Jepang.

Gerhartz juga mencatat bahwa latihan dengan Canberra akan menawarkan kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang jet tempur F-35 buatan AS, yang baru-baru ini disetujui oleh Berlin untuk membeli ke Washington.

Seorang juru bicara Luftwaffe mengatakan kepada Defense News bahwa tidak ada rencana untuk membahas F-35. -35 atau interoperabilitas dengan Tokyo atau Seoul.

Sama seperti AS dan sekutu Barat lainnya, Jerman menyatakan bahwa ia memiliki kepentingan vital di Indo-Pasifik, memperingatkan bahwa kerusakan jalur laut di kawasan itu dapat memiliki “konsekuensi serius” bagi kemakmurannya.

Meskipun kehadiran militernya tidak sebanding dengan Washington, yang secara rutin mengirim kapal perang melalui perairan yang disengketakan di Laut China Selatan dan di tempat lain di kawasan itu, Berlin juga menyebut kekuatan nuklir di Indo-Pasifik, seperti China, India, dan Pakistan, sebagai potensi risiko keamanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini